KABUPATEN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto menargetkan proyek hibah rehabilitasi kantor polsek berkontrak paling lambat bulan depan. Tahun ini, terdapat empat markas kepolisian yang bakal disentuh pekerjaan konstruksi.
Kabid Penataan Bangunan Gedung DPUPR Kabupaten Mojokerto Doddy Prasetyo mengatakan, paket proyek rehabilitasi gedung polsek saat ini masih dalam proses lelang. Kini, pekerjaan yang dialokasikan dari dana hibah APBD 2026 tersebut masih dalam tahap evaluasi administrasi, kualifikasi teknis, dan penawaran harga. ”Ya benar, masih tahap tender,” tandasnya, kemarin (25/5).
Dari empat paket hibah fisik, terdapat tiga proyek polsek di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota yang sedang proses lelang. Meliputi, pekerjaan rehabilitasi gedung Polsek Kemlagi dengan pagu Rp 765.452.883, pembangunan pagar di Polsek Gedeg yang anggarannya dialokasikan Rp 523.267.480, dan rehabilitasi gedung Polsek Dawarblandong yang diplot Rp 439.342.779.
Sesuai jadwal, ketiga paket proyek ini bakal ditetapkan dan diumumkan pemenang lelang sebelum pertengahan bulan depan. Sedangkan proses tender ditargetkan rampung dengan penandatanganan kontrak selambat-lambatnya dalam rentang 22-30 Juni mendatang. ”Bulan depan sudah selesai tender,” ulasnya.
Sementara itu, satu paket lainnya menyasar rehabilitasi gedung Polsek Ngoro di wilayah hukum Polres Mojokerto. Pekerjaan ini juga akan segera diajukan untuk lelang karena baru tuntas proses perencanaan di bulan Mei ini dengan pagu Rp 60 juta. ”Ya, total ada empat (paket proyek hibah polsek),” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Imron Arlado