Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

KPK Turun ke Kota Mojokerto, Siapa yang Dibidik?

Martda Vadetya • Senin, 20 April 2026 | 19:57 WIB
apolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto membenarkan KPK melakukan pengusutan perkara dengan meminjam tempat di mapolres.
apolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto membenarkan KPK melakukan pengusutan perkara dengan meminjam tempat di mapolres.

 

KOTA MOJOKERTO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Kota Mojokerto, Senin (20/4). Lembaga antirasuah ini melakukan pemeriksaan saksi yang berlokasi di Polres Mojokerto Kota. 

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto membenarkan KPK melakukan pengusutan perkara dengan meminjam tempat di mapolres. "Betul. Ini sesuai surat dari KPK yang masuk ke kami," sebutnya, kemarin. Informasi yang dihimpun, penyidik KPK memeriksa seorang saksi berinisial ASA asal Mojokerto di Aula Rupatama Polres Mojokerto Kota.

Agenda penyidik ini dibenarkan Jubir KPK Budi Prasetyo. Menurutnya, pemeriksaan saksi ini terkait pengembangan penyidikan perkara yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo. Penyidik memeriksa ASA sebagai saksi dari kalangan swasta untuk menelusuri aliran dana dalam kasus ini. "Sesuai jadwal, pemeriksaan dilakukan terhadap satu orang saksi (ASA) tersebut," ungkap Budi, dikonfirmasi terpisah.

Perlu diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada 19 Januari. Sudewo yang kala itu masih aktif menjabat sebagai Bupati Pati bersama beberapa orang lainnya, dijaring petugas antirasuah. Kemudian Sudewo bersama tiga orang kepala desa (kades) ditetapkan sebagai tersangka dugaan praktit pemerasan pengisian jabatan perangkat desa. 

Ketiga kades tersebut yakni, Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis Sumarjiono dan Kepala Desa Sukorukun Karjan. Dari tangan mereka, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 2,6 miliar. Tak hanya itu, Sudewo turut dijerat perkara dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api (KA) di lingkup Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI. (vad)

Editor : Imron Arlado
#bupati tulungagung #komisi pemberantasan korupsi #ott kpk #Kota Mojokerto #sudewo