Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Teatrikal Jalan Salib Keliling Kampung di Mojokerto, Warga Lintas Agama Turut Terlibat

Sofan Kurniawan • Jumat, 3 April 2026 | 13:33 WIB
JALAN SALIB DAWARBLANDONG: Para pemuda gereja menyuguhkan drama kolosal yang memvisualisasikan kisah penderitaan Yesus Kristus saat memanggul kayu salib menuju Bukit Golgota di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/4). (Sofan JPRM)
JALAN SALIB DAWARBLANDONG: Para pemuda gereja menyuguhkan drama kolosal yang memvisualisasikan kisah penderitaan Yesus Kristus saat memanggul kayu salib menuju Bukit Golgota di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/4). (Sofan JPRM)

 
DAWARBLANDONG – Suasana khidmat menyelimuti Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Jumat (3/4) pagi. Ratusan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepantan Banyulegi mengikuti kebaktian Jumat Agung yang dikemas secara berbeda melalui teatrikal Jalan Salib.

Prosesi diawali dari depan gereja setempat. Jemaat berjalan kaki menuju bukit di kawasan simpang tiga Banyulegi. Sepanjang rute, para pemuda gereja menampilkan drama kolosal yang memvisualisasikan kisah penderitaan Yesus Kristus saat memanggul salib menuju Bukit Golgota.

KHUSYUK: Jemaat GKJW Pepatan Banyulegi menyimak dengan khusyuk prosesi jalan salib.
KHUSYUK: Jemaat GKJW Pepatan Banyulegi menyimak dengan khusyuk prosesi jalan salib.

 

Pendeta GKJW Pepantan Banyulegi, Galih Fendi Christianto, menjelaskan bahwa teatrikal ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sarana penghayatan iman bagi jemaat.

''Tahun ini menjadi momen spesial karena untuk pertama kalinya teatrikal di Pepantan Banyulegi digelar dengan berkeliling kampung. Kami ingin jemaat lebih mendalami makna Jumat Agung melalui visualisasi ini,'' ujarnya.

Tak hanya menjadi momen religius, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya toleransi antarumat beragama di wilayah Dawarblandong. Warga sekitar, termasuk dari lintas agama, turut ambil bagian dalam membantu kelancaran acara.

FRAGMEN: Para pemuda GKJW Pepantan Banyulegi dalam sebuah fragmen teaterikal Jalan Salib.
FRAGMEN: Para pemuda GKJW Pepantan Banyulegi dalam sebuah fragmen teaterikal Jalan Salib.

 

''Puji syukur, masyarakat sangat mendukung. Teman-teman dari lintas agama juga bahu-membahu membantu persiapan sejak awal,'' tambahnya.

Rangkaian ibadah Jumat Agung ditutup dengan kebaktian dan penghayatan Jalan Salib. Sebagai penutup, jemaat bersama warga lintas agama menggelar makan bersama (ramah tamah) sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan di Desa Banyulegi. (fan/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#jumat agung 2026 #gkjw mojokerto #teaterikal jalan salib mojokerto #jalan salib