RADARMOJOKERTO - Memasuki minggu ke-2 bulan Ramadan, kudapan khas Hari Raya Idul Fitri yang satu ini mulai diburu pelanggan.
Terutama, kue kering atau yang biasa disebut kukis.
Kue yang dulunya hanya dapat dinikmati keluarga bangsawan, sekarang identik sebagai sajian Lebaran.
Ani Nur Diana, 45, perajin kue Lebaran mengungkapkan, selama Ramadan tahun ini dirinya memang kebanjiran pesanan kukis bawang.
Bentuk kuenya berbentuk bulat seperti nastar.
Menggunakan perpaduan tepung, bawang goring, dan roti regal yang dihaluskan sebagai toping.
”Meningkatnya peminat kukis bawang ini karena kuenya unik. Banyak pelanggan yang sebelumnya tidak suka bawang goring, karena mencicipi kukis ini jadi suka,” tutur Ani, Senin, (25/3).
Selain kukis bawang, kukis kayangan juga banyak dipesan pelanggan.
Kukis ini identik dengan baluran cokelat blok yang dilelehkan, lalu dihias menggunakan green tea, cokelat, vanilla, dan sebagainya.
”Kukis kayangan ini sedang menjadi tren. Tahun ini kali pertama saya membuat kukis kayangan,” imbuhnya.
Tidak hanya kukis bawang dan kayangan, di rumah produksi kuenya di Jalan Louhan, Wisma Sooko Indah, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Ani juga menjual berbagai kue kering.
Seperti nastar keju, nastar kelepon, kastengel, lidah kucing, dan sebagainya.
Harga yang ditawarkan untuk kukis Lebaran pun bervariatif.
Mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 65 ribu per stoples.
Namun Ani mengaku pesanan kukis Ramadan tahun ini menurun dari tahun sebelumnya.
Tahun lalu ia masih bisa menerima sebanyak 500 stoples pesanan.
Sedangkan di tahun ini hanya sekitar 300 stoples.
”Tahun ini kebanyakan orang memilih jajanan Lebaran yang simpel. Seperti kacang-kacangan, harganya juga lebih terjangkau. Beeda dengan kukis, membutuhkan banyak bahan dan prosesnya lamanya,” tambah perempuan asal Pasuruan ini.
Kendala yang kerap dialami perajin kue saat ini adalah melonjaknya harga bahan baku.
Sehingga hal itu turut mengerek harga produknya dan nilai jual.
”Disamping itu, penjual stoples unik di Mojokerto juga terbatas. Makanya, saya belanja online untuk keperluan hampers,” pungkas Ani. (wilda mifta)
Editor : Moch. Chariris