Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Keren! Desa Sumberwuluh Berhasil Wujudkan Swalayan Buah Hasil Pertanian

Farisma Romawan • Rabu, 13 Desember 2023 | 19:27 WIB
POTENSIAL: Swalayan buah yang milik BUMDes Harapan Baru Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong menjadi jujugan warga setiap harinya.
POTENSIAL: Swalayan buah yang milik BUMDes Harapan Baru Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong menjadi jujugan warga setiap harinya.

RADARMOJOKERTO.JAWAPOS.COM - Pemerintah desa (pemdes) Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terus mendorong kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kian berkembang. Salah satunya dengan mengembangkan usaha swalayan buah yang mengakomodir hasil pertanian warga setempat. Meski baru dua tahun merintis, namun unit usaha dagang ini telah memiliki dua cabang. Dengan usaha tersebut, perekonomian warga setempat juga ikut terangkat.

Kepala Desa Sumberwuluh Kunardi mengatakan, optimalisasi BUMDes sebagai basis usaha milik warga tak henti-hentinya ia garap. Berdiri sejak tahun 2021, kinerja BUMDes bertajuk Harapan Baru ini semakin melesat dengan bermacam unit usaha yang digarap.

Salah satunya usaha dagang yang menjualbelikan beraneka macam buah segar dan siap santap. Usaha ini terinspirasi dari toko buah di daerah pesisir Tuban dan Bojonegoro yang banyak digandrungi orang.

Bahkan telah berkembang hingga menjadi 400 tenant. Dengan usaha swalayan buah, dirinya berharap potensi pertanian warganya juga ikut terangkat. Selain mendapat untung, warga tak perlu susah payah memasarkan hasil buminya ke tengkulak dengan harga murah.

Jenis buah-buahan seperti mangga, nangka, timun mas, dan pisang bisa dititipkan ke BUMDes untuk dipasarkan ke konsumen secara langsung. Termasuk umbi-umbian seperti ketela, singkong, dan kacang-kacangan juga bisa dijual ke pembeli.

’’Kami terinspirasi dengan Laskar Buah yang selalu dikunjungi orang. Nah, kami memiliki potensi itu dari pertanian warga. Karena jualan buah itu risiko kerugiannya sedikit. Kami pakai sistem konsinyasi atau titip jual. Jadi warga dan BUMDes sama-sama dapat untung,’’ ungkapnya.

Nah, untuk memperluas jaringan, swalayan yang diberi nama Nusantara Buah ini mulai mengembangkan cabang di daerah Balongpanggang Gresik. Selain bisa memasok lebih banyak hasil pertanian warga, pengembangan ini juga untuk membuka lapangan pekerjaan baru untuk warganya.

’’Oleh direktur BUMDes, karyawan digaji layaknya usaha dagang resmi. Kami juga ingin masyarakat lebih berdaya,’’ tambahnya.

Selain usaha dagang buah, unit usaha lain juga dikembangkan BUMDes. Yakni di bidang teknologi tepat guna (TTG) dengan memproduksi bermacam mesin pertanian, hingga pengolahan makanan dan minuman.

Yang semuanya dikerjakan oleh pemuda desa setempat. Ada juga usaha Penyediaan Air bersih dan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (pamsimas) yang kini diserahkan ke BUMDes. Yang siap menyuplai hingga di 271 rumah tangga di tiga desa sekitar Sumberwuluh.

’’Untuk Pamsimas, baru tahun ini diserahkan ke kami setelah sebelumnya sempat merugi. Sementara yang sedang kami kembangkan serius adalah TTG dengan bermacam jenis mesin tepat guna yang bisa diproduksi oleh pemuda-pemuda desa,’’ pungkasnya. 

Editor : Moch. Chariris
#swalayan #desa #dawarblandong