Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kelurahan Kedundung, Wujudkan Kampung Berbudaya di Kota Mojokerto

Rizal Amrulloh • Selasa, 12 Desember 2023 | 22:14 WIB
APRESIASI: Lurah Kedundung Nurihudah menerima penghargaan juara I kategori Kampung Berbudaya dari Kasi Intel Kejari Kota Mojokerto Joko Sutrisno pada ajang Kampung Bersih dan Berbudaya 2023.
APRESIASI: Lurah Kedundung Nurihudah menerima penghargaan juara I kategori Kampung Berbudaya dari Kasi Intel Kejari Kota Mojokerto Joko Sutrisno pada ajang Kampung Bersih dan Berbudaya 2023.

RADARMOJOKERTO.JAWAPOS.COM - Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari berhasil meraih predikat Kampung Berbudaya Kota Mojokerto di tahun 2023. Capaian itu diraih berkat masyarakatnya yang masih menguri-uri warisan seni dan tradisi sekaligus mewariskannya pada generasi saat ini.

Lurah Kedundung Nurihudah mengungkapkan, ragam seni dan tradisi masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat di Kelurahan Kedundung. Tepatnya, Kampung Berbudaya tersebut berada di RW 05 Lingkungan Balongrawe. ”Karena berbagai budaya ada di situ,” terangnya.

Salah satu yang menjadi ikon adalah wayang beber. Tidak hanya eksis, seni pertunjukan itu kini juga telah diwariskan kepada generasi penerus. ”Dalangnya wayang beber masih muda-muda. Ada juga yang usia sekolah,” jelasnya.

DILESTARIKAN: Salah satu perajin wayang kulit di Lingkungan Balongrawe RW 05, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.
DILESTARIKAN: Salah satu perajin wayang kulit di Lingkungan Balongrawe RW 05, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.

Berkat uri-uri budaya tersebut, Institut Seni Indonesia (ISI) tertarik untuk mengunjungi kampung yang berada di tengah Kota Mojokerto ini. Kedatangan para pegiat wayang beber ini semakin memacu motivasi masyarakat sekaligus meningkatkan skill para pelaku seni.

”Sebelumnya gending-gending pengiring wayang beber memang sudah enak didengar. Tapi setelah dididik dari ISI, kini jauh lebih terlatih dengan notasi yang lebih sempurna,” papar dia.

Tak hanya wayang beber, di Kampung Berbudaya Kelurahan Kedundung juga memiliki potensi seni dan tradisi yang masih terawat keberadaannya. Di antaranya kesenian tradisional jatilan, wayang kulit, hingga tradisi keagamaan al banjari.

Seni modern pun juga terwadahi yang diwujudkan melalui mural. ”Semuanya asli dari masyarakat Kedundung,” imbuhnya. Berkat pelestarian seni dan tradisi tersebut, Kelurahan Kedundung dinobatkan menjadi juara I kategori Kampung Berbudaya pada ajang Kampung Bersih dan Berbudaya Kota Mojokerto tahun 2023.

Atas prestasi tersebut, Nurihudah berharap bisa menambah semangat masyarakat untuk tetap menghidupkan warisan budaya dari leluhur. ”Ke depan kita nggak mau hanya diam saja, kita berupaya bagaimana caranya agar satu-satunya ikon kebudayaan ini bisa tetap lestari di Kota Mojokerto,” pungkas Nurihudah. 

Editor : Moch. Chariris
#kedundung #kebudayaan #kelana desa