Jumat, 19 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Bidan Penyuplai Obat Aborsi Divonis 4 Tahun Penjara

19 Maret 2019, 21: 20: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Nur Saadah Utami Pratiwi saat mendengarkan pembacaan putusan sidang di PN Mojokerto, Senin (18/3).

Nur Saadah Utami Pratiwi saat mendengarkan pembacaan putusan sidang di PN Mojokerto, Senin (18/3). (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO - Terdakwa penyuplai obat berjenis gastrul, Nur Saadah Utami Pratiwi, 25, warga Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gersik, juga mendengarkan sidang putusan di PN Mojokerto, Senin (18/3).

hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun, denda Rp 500 juta subsider 1 bulan. Bidan yang semula berdinas di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara tersebut dinyatakan terbukti melanggar pasal 77 A ayat 1 Undang-Undang perlindungan anak juncto pasal 56 ayat 2 KUHP.

Ketua majelis hakim, Hendra Hutabarat, SH, menegaskan, putusan itu dinilai sangat tepat karena terdakwa telah terbukti dengan sengaja menyediakan obat penggugur kandungan dan diberikan ke terdakwa Dimas.

’’Semua sudah dipertimbangkan. Jadi, kami nilai (putusan, Red) sudah tepat,’’ katanya. Penasihat hukum terdakwa, Lambang Siswandi, SH menilai, meskipun hukuman yang didapat oleh kliennya tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 5 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 2 bulan.

Namun, dirinya sebagai penasehat hukum menilai putusan hakim tersebut kurang bijak. ’’Untuk selanjutnya, kami masih pikir-pikir dulu, mau banding atau tidak nantinya,’’ ujarnya. tidak nantinya,’’ ujarnya. (ras)

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia