Jumat, 19 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

DDB Terus Mengganas, Belum Dua Bulan, 73 Warga Terserang

14 Maret 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Anak-anak pasien DBD menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto.

Anak-anak pasien DBD menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto. (Muh. Ramli/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Mojokerto tak kunjung reda. Dinas kesehatan (dinkes) setempat menyebutkan, dari awal Februari hingga Rabu (13/3), tercatat ada 73 kasus penyakit yang dipicu gigitan nyamuk itu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto, Langit Kresna Janitra, mengatakan, dari 73 kasus DBD tersebut pihaknya tidak bisa memberikan rincian. Anak-anak atau dewasa.

Namun, pihaknya memastikan keberadaan korban anak-anak menurun. ’’73 kasus DBD itu, pada belitanya lebih sedikit,’’ katanya. Dari 73 kasus tersebut, lanjut Langit, pada Februari terdapat 59 kasus. Terbanyak di Puskesmas Gayaman, Bangsal, Mojosari, Puri, dan Dlanggu.

Sedangkan Maret, hingga kemarin, tercatat ada 14 kasus. Dan terbanyak juga di Puskesmas Gayaman, Pungging, dan Kutorejo. ’’Untuk DBD, meskipun masih ada, bersyukur karena terus menurun,’’ lanjutnya. Sementara itu, dinkes sendiri masih mengagendakan fogging.

Namun, hanya ketika ada permintaan dari masyarakat. Kendati demikian, dinkes tetap menekankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). ’’Karena PSN menurut kami memang lebih baik dari pada fogging,’’ jelasnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia