Jumat, 19 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Nama dan Nomor Urut Lima Caleg Dihapus

04 Maret 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Foto dan nomor urut caleg Mashuda dari PPP saat masih terpampang di banner DCT di depan Kantor KPU Kab. Mojokerto.

Foto dan nomor urut caleg Mashuda dari PPP saat masih terpampang di banner DCT di depan Kantor KPU Kab. Mojokerto. (Moch. Chariris/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Peserta pemilihan legislatif (Pileg) di Kabupaten Mojokerto kembali berkurang. Dari semula 500 orang, kini dipastikan hanya 495 orang yang bakal bertarung 17 April nanti.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Achmad Arif, mengatakan, dari lima orang itu, dua di antaranya mengundurkan diri. Mereka adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). ’’Keduanya sudah positif mengundurkan diri,’’ paparnya.

Sedangkan, tiga di antaranya meninggal dunia. Masing-masing Siti Aisyah, caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan nomor urut 4 daerah pemilihan (dapil) Mojokerto I (Mojosari, Pungging dan Ngoro).

Kader PPP kedua yang tutup usia adalah Mashuda asal dapil 3 nomor urut 4. Terakhir, caleg yang meninggal dunia adalah Siti Asiyah, caleg asal Hanura ini akan bertarung di dapil 4 (Jetis, Gedeg, Dawarblandong, dan Kemlagi). ’’Belum melapor secara resmi. Tapi, kami memastikan jika yang bersangkutan tutup usia,’’ imbuh Arif.

Ditegaskan Arif, dua caleg asal PPP yang meninggal dunia tersebut, nama dan nomor urutnya akan dihapus dalam surat suara. Namun, KPU tidak akan mengubah nomor urut di bawahnya. Sedangkan, meninggalnya Siti Asiyah, dipastikan sudah tidak bisa diubah.

Arif menerangkan, nama caleg perempuan asal Gedeg ini tetap terpasang di surat suara. ’’Karena yang bersangkutan meninggal dunia setelah proses cetak surat suara. Berbeda dengan caleg asal PPP yang meninggal jauh sebelum proses cetak,’’ tambah dia.

Untuk caleg yang meninggal dunia, KPU memastikan suara yang akan diperoleh dalam pencoblosan nanti akan secara otomatis masuk ke lumbung suara parpol. Saat pencoblosan nanti, KPU akan memasang papan pengumuman DCT (daftar calon tetap) anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dan dipublikasikan KPU di tempat-tempat umum. Terutama caleg yang meninggal dunia.

’’Untuk yang meninggal, di setiap papan pengumuman di dapil yang bersangkutan, akan kita pasang,’’ kata Arif. Sekadar diketahui, jumlah caleg di Kabupaten Mojokerto mencapai 500 orang. Sebelumnya, ratusan caleg ini didaftarkan oleh berbagai partai politik (parpol) dan resmi ditetapkan KPU melalui DCT. Mereka kemudian bertarung melalui 5 dapil.

Masing-masing dapil Mojokerto 1, 2, 3, 4 dan 5 tersebar di 18 kecamatan. Dengan demikian, caleg aktif yang masih berpeluang memperebutkan jatah 50 kursi di DPRD setempat tersisa 495 orang. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia