Jumat, 19 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Jelang Pra-Porprov, Atlet Catur Uji Coba Lawan Jombang

25 Februari 2019, 21: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pecatur muda Kabupaten Mojokerto (kiri) bertanding melawan pecatur Jombang (kanan) saat sparing bersama di pusat pelatihan catur Jombang.

Pecatur muda Kabupaten Mojokerto (kiri) bertanding melawan pecatur Jombang (kanan) saat sparing bersama di pusat pelatihan catur Jombang. (Percasi for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Cabor catur Kabupaten Mojokerto terus memantapkan persiapannya jelang bergulirnya Pra-Porprov 2019, 16 Maret nanti.

Setelah menempa kualitas skill pecatur muda lewat latihan intensif selama sebulan penuh, Pengkab Percasi Mojokerto kembali menantang 8 pecaturnya dengan program yang tak kalah berat.

Yakni, uji coba dengan sesama atlet Porprov dari daerah lain. Kemarin, program sparing kali pertamanya digelar dengan atlet asal Kabupaten Jombang sebagai lawan pertama. Dari sparing itu, atlet beregu Mojokerto mampu unggul tipis atas atlet asal kota santri.

Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno, mengatakan, program sparing menjadi agenda yang wajib dilakoni atletnya sebelum turun di medan pertarungan yang sebenarnya. Di mana, sparing tersebut tidak hanya untuk mengasah skill, tapi juga untuk mengukur kemampuan dan menambah mental bertanding anak asuhnya.

Winarno menyadari, 8 atletnya masih minim jam terbang bertanding. Sehingga butuh uji coba lebih banyak untuk bisa menambah mental mereka. Sehingga, saat turun di pertandingan resmi, mereka cukup percaya diri dan bisa memenangkan pertarungan. ’’Mereka masih dua tahun menekuni catur, jadi butuh banyak sekali pertandingan uji coba,’’ terangnya.

Tidak hanya sekali, sparing juga akan berlangsung setiap pekan sampai nanti babak kualifikasi berlangsung. Untuk pekan depan, Kabupaten Blitar menjadi lawan keduanya. Untuk lebih meningkatkan rasa kepercayaan diri pecatur, Winarno sengaja menggelar uji coba di daerah lawan. Sehingga, mental mereka tertempa sekaligus dengan kualitas skill.

Dalam sparing itu, Percasi menurunkan 8 atlet, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri. Nantinya mereka akan turun di nomor beregu yang masing-masing terdiri dari 4 atlet. ’’Kami sengaja tidak turun di nomor perorangan karena persaingannya sangat ketat. Kalau di nomor beregu saya kira masih bisa bersaing,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia