Rabu, 24 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Lifestyle

Merah Imlek Berpadu Batik, Mempererat Hubungan Jawa-China

09 Februari 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

: Lanties Giantdaru (busana dominan gading dan kuning) dan Jessica Uningo Hapsari (busana dominan hijau) nampak cantik dengan baju khas Imlek yang dipadukan dengan batik.

: Lanties Giantdaru (busana dominan gading dan kuning) dan Jessica Uningo Hapsari (busana dominan hijau) nampak cantik dengan baju khas Imlek yang dipadukan dengan batik. (Imron Arlado/radarmojokerto.id)

Imlek selalu identik dengan warna merah. Warna ini diyakini mampu mendatangkan keberuntungan. Bahkan, kalangan Tionghoa percaya, merah akan menjadi tolak balak di kehidupannya.  Lalu, bagaimana jika busana Imlek dipadukan batik?

BEBERAPA tahun terakhir, warna merah yang dihadirkan oleh para desainer dalam menyambut Imlek cukup menarik perhatian. Mereka berani menggabungkan warna merah itu dengan warna yang sangat kontras. Bahkan, penggabungan tersebut untuk mempererat hubungan antara Jawa-China.

Seperti yang dilakukan desainer muda asal Mojokerto, Lyna Desriana. Ia menegaskan, busana Imlek akan menjadi tren jika digabungkan dengan warna-warna yang kontras. ’’Warna merah, gold, hijau, yang dipadupadankan dengan warna yang kontras, akan terlihat cantik  dan lebih tegas serta berkarakter,’’ ujarnya.

Pun demikian jika busana Imlek dikawinkan dengan batik. Seperti yang dipertontonkan Rasuan Lampahan Galery ini. di salah satu karyanya, Lyna menata atasan busana kebaya pendek berlengan setali dan kebaya-kebaya pendek berkera China dengan eksen kancing di beberapa bagian.

Untuk bawahan, Lyna mengkombinasikan dengan batik tulis bermotif naga. Motif batik naga ini sebagai simbol akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya masyarakat Jawa. ’’Motif naga dipilih karena sangat identik dengan nuansa oriontal. Motif naga di intepretasikan sebagai refleksi harapan mulia serta simbolisasi perjalanan spiritualisme,’’ jelas perempuan berjilbab ini.

Lyna menambahkan, batik menjadi label asli Indonesia. Eksplorasi batik pun dianggap sangat layak dipadukan dengan berbagai jenis motif. Termasuk, batik kontemporer yang sarat akan nuansa modern. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia