Rabu, 20 Mar 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Dapat Bantuan, Sentra PKL Benpas dan Pasar Prapanca Segera Dibangun

12 Januari 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Aktivitas pedagang loak yang menempati bahu jalan di Pasar Cakarayam, Kelurahan Mentikan, Jumat (11/1).

Aktivitas pedagang loak yang menempati bahu jalan di Pasar Cakarayam, Kelurahan Mentikan, Jumat (11/1). (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Pemkot Mojokerto memastikan pengajuan rehabilitasi di sentra PKL Benteng Pancasila (Benpas) akan terealisasi tahun ini. Itu setelah pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah menyetujui usulan pembangunan sentra PKL yang pernah dilanda musibah kebakaran 2017 lalu itu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengatakan, sebelumnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) telah melakukan upaya pengajuan anggaran kepada pemerintah pusat untuk rehabilitasi di dua titik lokasi. Yakni, sentra PKL Benpas dan Pasar Prapanca.

”Masing-masing telah mendapat Rp 1,6 miliar tahun ini dari DAK (dana alokasi khusus) di tahun 2019 ini,” ungkapnya Jumat (11/1). Di sisi lain, di dua lokasi tersebut, pihaknya juga melakukan pendekatan kepada Kemendag untuk kembali mengajukan dukungan anggaran.

Hasilnya, usulan tersebut mendapat lampu hijau. Bahkan, keduanya kembali mendapatkan kucuran anggaran yang lebih besar. ”Sentra PKL Benpas nanti akan mendapatkan bantuan sejumlah kebutuhan untuk membangun pasar sebesar Rp 10,6 miliar,” ujarnya.

Menurut Ning Ita sapaan Ika Puspitasari, bentuk bantuan itu bukan berupa dana, melainkan bantuan pembangunan fisik yang akan dibawahi langsung Kementerian PUPR. Dengan perkiraan nominal pembangunan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disodorkan Disperindag sebesar Rp 10,6 miliar.

”Kalau sentra PKL Benteng Pancasila itu kan karena pernah terbakar, maka masuk kategori pasar terkena bencana,” paparnya. Tidak hanya itu, Ning Ita menyatakan, Kemendag juga menyetujui usulan dana tugas pembantuan (TP) di Pasar Prapanca.

Pusat ekonomi yang dikenal dengan Pasar Cakarayam di Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon itu mendapat tambahan alokasi Rp 6 miliar. ”Dua-duanya akan direalisasi tahun 2019 ini,” tandasnya. Ning Ita menyebut, bantuan DAK yang sebelumnya didapatkan oleh sentra PKL Benpas dan Pasar Prapanca masing-masing Rp 1,6 miliar akan dialihkan.

Alokasi bantuan itu dialihkan untuk membangun pusat perdagangan dan perekonomian baru di kota. Beberapa waktu yang lalu, pihaknya sudah mensurvei di tiga lokasi yang memiliki aset daerah. Antara lain, di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kelurahan Pulorejo, dan Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan.

”Jadi, alternatifya dua di antara tiga titik lokasi itu kita jadikan sebagai sentra ekonomi rakyat baru untuk pengalihan dana DAK Rp 1,6 miliar,” pungkasnya. 

(mj/ram/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia