Rabu, 20 Mar 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Cipkon Perdana di Tahun 2019, Banyak Pelajar Kena Razia

09 Januari 2019, 03: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

: Petugas memeriksa kelengkapan surat-surat seorang pelajar yang terjaring razia simpang tiga Jalan Raya Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/1).

: Petugas memeriksa kelengkapan surat-surat seorang pelajar yang terjaring razia simpang tiga Jalan Raya Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/1). (Abe Arsyad/Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Penertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto terus digencarkan satlantas. Namun, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dinilai masih minim.

Terbukti saat razia pertama di tahun 2019 di Simpang Tiga Jampirogo Selasa (8/1) setidaknya 61 pengendara terjaring. Petugas menilang 44 STNK, 15 SIM, dan dua motor.

KBO Satlantas Polres Mojokerto Ipda Sutakat, mengungkapkan, razia tersebut merupakan operasi cipta kondisi (cipkon) yang pertama kali di tahun 2019.

Tujuannya, untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Termasuk kepada kalangan pelajar bermotor. Simpang tiga Jampirogo dipilih karena dianggap rawan terjadi kecelakaan. Jalan tersebut tersebut juga berdekatan dengan jalan raya bypass.

Terlebih, para pelajar yang tidak memiliki SIM juga seringkali nekat membawa sepeda motor. Sutakat menuturkan, sasaran dalam operasi ini adalah pengendara yang tidak memakai helm, ban kecil, dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

”Hasil tindak pelanggaran hari ini (kemarin, Red), ada 44 STNK, 15 SIM dan dua motor,” jelasnya. Untuk ke depannya, tambah Sutakat, diharapkan masyarakat sebagai pengendara semakin tertib berlalu lintas hingga pelanggaran dapat ditekan sedini mungkin. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia