radarmojokerto
icon featured
Mata Lensa

Sang Lepidoptera dari Ujung Utara

06 Januari 2019, 22: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kupu-kupu yang hingga di atas bunga di kawasan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Kupu-kupu yang hingga di atas bunga di kawasan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)

SABTU pagi (5/1) di awal Januari, waktu baru menunjukkan pukul 07.30 WIB. Namun, matahari sudah terasa terik. Ratusan kupu-kupu terbang liar di antara semak belukar di jalan raya dengan diwarnai bising suara kendaraan.

Mereka hinggap di bunga-bunga kertas yang tumbuh di tepi jalan. Pada bunga putri malu yang masih menyisakan embun pagi itu, sesekali mereka terbang berhamburan saat petani menyemprotkan pestisida pada tanaman padi dekat semak tumbuhan liar.

Mata Lensa kali ini menyajikan ragam flora dan fauna. Hewan-hewan itu direkam di antara Jalan Desa Madureso, Desa Setoyo, dan Pucuk, Kecamatan Dawarblandong. Lokasi-lokasi itu berada di wilayah ujung utara Kabupaten Mojokerto. Keindahan fauna tersebut biasa kita lewatkan begitu saja.

Nah, di awal musim hujan saat ini, muncullah hewan kupu-kupu atau biasa disebut lepidoptera. Lepidoptera adalah hewa bersayap sisik, cemerlang, dan warna-warni. Hewan ini merupakan hasil dari metamorfosis telur, ulat, kepompong, dan kemudian berubah menjadi kupu-kupu.

Ia aktif di pagi hingga siang hari. Tak ada yang aktif malam hari. Kecuali ngenggat, hewan mirip kupu, namun berwarna cokelat dan kusam. Mereka  hanya mempunyai durasi hidup yang pendek. Biasanya hanya satu minggu, lalu musnah.

Tak hanya kupu-kupu, hewan-hewan unik yang lain adalah kumbang penghisap getah. Orang Jawa mengatakan kepik. Sayap-sayap kepik tak kalah cantik dengan kupu-kupu, mereka pun hidup di semak-semak pinggir jalan. Di pulau Jawa saja terdapat ribuan spesies kupu dan kepik.

Mereka hidup secara alamiah dan memberi keindahan, kita berharap keindahan alamiah etrsebut tak lekas musnah di musim yang akan datang. Serta tak sirna oleh pestisida yang disemprotkan petani untuk membasmi hama serangga, dan semak pengganggu tanaman. 

(mj/fan/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia