Rabu, 20 Mar 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Sumbangan Dana Kampanye Nomor Urut 02 Nihil

05 Januari 2019, 16: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com/Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Sumbangan dana kampanye tim paslon nomor urut 2, Prabowo-Sandiaga Uno, tercatat nol di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Berbeda dengan paslon 1 Jokowi-Ma’ruf dengan total Rp 3,5 juta.

Besaran ini setelah tim pemenangan kampanye Pilpres, menyerahkan laporan penerimaan dana kampanye (LPSDK) dibatas akhir penyerahan ke KPU pada 2 Januari lalu. ’’Untuk paslon nomor urut 2, laporannya nihil,’’ ujar Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Achmad Arif.

Sementara, ia menjelaskan, Jokowi-Ma’ruf Amin, melaporkan pemasukan sumbangan dana kampanye sebesar Rp 2 juta. ’’Kami sudah mencatat dan melaporkan ke KPU pusat,’’ jelasnya.

Pasca melaporkan dana sumbangan kampanye, ungkap Arif, nantinya tim kampanye juga wajib melaporkan seluruh penggunaan dana kampanye. ’’Kalau sudah selesai, nanti ada pelaporan. Dan kita umumkan lagi,’’ tukas dia.

Sumbangan dana kampanye untuk paslon nomor 2 di Kota Mojokerto juga tercatat nihil. Sementara, Jokowi-Ma’ruf senilai Rp 1,5 juta. Di dua wilayah ini, sumbangan dana kampanye untuk Jokowi-Ma’ruf total mencapai Rp 3,5 juta.

Sementara itu, di Kota Mojokerto, KPU mencatat lima parpol dengan sumbangan dana kampanye nol. Kelima parpol itu adalah Berkarya, Gerindra, Partai Bulan Bintang, Golkar, dan Hanura. Sedangkan, Partai Garuda tidak menyampaikan dana kampanye hingga di penutupan penerimaan laporan.

Dari 15 parpol yang melaporkan dana kampanye di Kota Mojokerto, PKS tercatat sebagai parpol dengan sumbangan terbesar. Total dananya mencapai Rp 47.718.700. Sementara, posisi kedua terbesar diraih PDI Perjuangan dengan total dana Rp 35.826.992. Di posisi ketiga, PAN dengan dana Rp 28.398.000 dan menyusul Demokrat dengan dana kampanye senilai Rp 27.797.250.

Terpisah, tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat, saat dikonfirmasi atas nihilnya dana di dua daerah ini membenarkannya. Ia menyebut, hingga penutupan pelaporan, tak ada sumbangan dana kampanye yang masuk. ’’Memang tidak ada sumbangan. Kalau ada, tentu akan kami laporkan,’’ katanya singkat. 

(mj/ron/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia