radarmojokerto
icon featured
Politik

7 Ribu Warga Kota Terancam Golput di Pemilu 2019

03 Januari 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Ribuan warga Kota Mojokerto berpotensi tak bisa menyalurkan aspirasinya saat Pemilu, April nanti.

Pasalnya, hingga saat ini, mereka tak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan II (DPTHP2) dan juga belum melakukan perekaman KTP Elektronik (KTP-el).

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Ulil Absor, mengatakan, terdapat 7.252 warga di Kota Mojokerto yang belum mengantongi dan bahkan melakukan perekaman KTP Elektronik.

Padahal, KTP-el atau e-KTP menjadi salah satu syarat penting untuk memasukkan seseorang ke DPT. ’’Ini yang menjadi kendala untuk bisa masuk di DPTHP2,’’ ungkapnya, kemarin.

Ditegaskan Ulil, dari 7 ribuan orang itu, hanya 119 warga yang sudah melakukan perekaman KTP Elektronik. Dan mereka langsung masuk dalam DPTHP2 yang diplenokan KPU, 8 Desember lalu.

Lalu, bagaimana nasib warga yang belum  mengantongi KTP Elektronik itu? Ulil menerangkan, mereka diimbau segera melakukan perekaman ke dispenduk. Sehingga, bisa mendapatkan surat keterangan (suket).

Akan tetapi, suket tersebut tak akan mengubah nama seseorang masuk dalam DPTHP2. Mereka hanya masuk ke Daftar Pemilih Khusus (DPK). ’’Masuk ke DPK. Tidak bisa kalau dipaksakan ke DPTHP2,” jelas Ulil.

Dengan menjadi pemilih khusus, maka warga tersebut hanya diperbolehkan melakukan pencoblosan mulai pukul 12.00 hingga 13.00 saja. Ulil menyebut, dengan waktu yang berbeda, maka psikologis seseorang pasti sudah berubah.

’’Saya melihatnya, mereka sudah malas ikut berpartisipasi,’’ pungkasnya. Perlu diketahui, KPU Kota Mojokerto telah melakukan rekapitulasi DPTHP2 awal Desember lalu dengan jumlah pemilih mencapai 98.174.

Dengan rincian, pemilih laki-laki berjumlah 47.854 orang dan perempuan 50.320. Jumlah ini tersebar di tiga kecamatan dengan 18 kelurahan. Mereka akan menyalurkan aspirasinya di 430 TPS. 

(mj/ron/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia