radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

175 Pelamar Lolos Ujian CPNS, Segera Lakukan Pemberkasan

31 Desember 2018, 23: 57: 19 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Sebanyak empat formasi CPNS di Kabupaten Mojokerto mengalami kekosongan. Empat formasi itu merupakan jatah untuk kalangan honorer.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso, mengatakan, formasi CPNS untuk guru eks honorer K2 sebanyak 17 kursi. Akan tetapi, hanya 13 orang yang lolos passing grade.

’’Empat tidak ada. Kosong karena passing grade nggak memenuhi,’’ ungkapnya Senin (31/12). Di Kabupaten Mojokerto, Susantoso menerangkan, mendapat jatah 179 lowongan pegawai negeri.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.480 orang yang mendaftar. Sementara, mereka yang mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) sebanyak 3.177 orang. ’’Ada 303 pelamar yang tidak hadir,’’ tambah dia.

Mereka yang lolos, ungkap mantan kepala Bakesbang ini, sebanyak 366 pelamar. Dan mereka inilah yang berhak mengikuti tes lanjutan, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dari 162 formasi umum yang dibuka, semua terpenuhi. Sementara, 17 kursi yang dialokasikan untuk eks honorer K2, masih terdapat kekosongan sebanyak 4 kursi.

Nama-nama yang lolos, akan diumumkan secara resmi ke koran Jawa Pos Radar Mojokerto edisi Rabu 2 Januari 2019. Atau selengkapnya klik link pengumuman Bupati Mojokerto dan hasil seleksi di bawah ini.

Pengumuman SKD dan SKB Pengadaan CPNS Kabupaten Mojokerto 2018.

Panitia Seleksi Nasional Pengadaan CPNS 2018 tentang Rekap Hasil Integrasi SKD dan SKB (Rincian) Pengadaan CPNS di Kabupaten Mojokerto 2018.

Mereka yang lolos diminta segera melakukan pemberkasan. Susantoso menerangkan, saat pemberkasan dan menyetor seluruh persyaratan ke kantor BKPP, di lingkungan Setdakab Mojokerto, Jalan Ahmad Yani, Kota Mojokerto.

Perlu diketahui, dari 179 jatah kursi, formasi terbanyak berada di kategori formasi umum yang mencapai 42 kategori jabatan dari 152 orang. Terbanyak di formasi akuntansi dan teknik informatika yang masing-masing membutuhkan tenaga sebanyak 20 orang.

Formasi akuntansi, akan difokuskan untuk pengelolaan keuangan. Sedangkan, S1 teknik informatika untuk pengelola data.  Kabupaten Mojokerto yang tengah fokus melakukan pembangunan infrastruktur, juga didukung dengan tenaga ahlinya.

Kemenpan mengalokasikan kursi S1 Teknik Arsitekutur sebanyak 7 orang. Mereka nantinya akan fokus penataan bangunan dan perumahan. Ahli lainnya berada di S1 Teknik Sipil yang membuka lowongan sebanyak tujuh orang.

Mereka akan difokuskan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sedangkan, untuk pengelola perumahan dan pemukiman, pemda membuka lowongan sebanyak 8 orang.

(mj/ron/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia