radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Kejurkab Jadi Ajang Seleksi Sprinter untuk Porprov 2019

29 Desember 2018, 21: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Para sprinter saat bertanding di pekan olahraga pelajar se-Kabupaten Mojokerto, Januari lalu.

Para sprinter saat bertanding di pekan olahraga pelajar se-Kabupaten Mojokerto, Januari lalu. (Farisma Romawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Upaya cabor atletik Kabupaten Mojokerto dalam mengembangkan kualitas skill atlet lewat kejurkab rupanya butuh tenaga ekstra.

Pasalnya, kejurkab yang berlangsung akhir Januari 2019 nanti tidak hanya digunakan sebagai regenerasi atlet semata. Tapi, sekaligus untuk pemilihan atlet yang akan diturunkan di ajang Porprov Jatim 2019.

Di mana, proses pemilihan akan berlangsung bersamaan dengan prosesi pengalungan juara. Sekretaris Pengkab PASI Mojokerto, Bambang Harianto, menjelaskan, setidaknya butuh 20 sampai 25 sprinter yang akan dipilih untuk menjalani pemusatan latihan.

Mereka yang terpilih tentunya memiliki kualitas dan catatan waktu di atas rata-rata. Sehingga cukup bersaing saat diturunkan di level provinsi. Akan tetapi, tidak semua level sprinter yang turun di kejurkab bakal dipantau oleh tim ahli.

Berdasarkan batasan usia atlet di porprov, yang berhak turun adalah sprinter dengan usia di bawah 20 tahun. Atau usia SMA sederajat yang memiliki tenaga dan bentuk fisik lebih prima.

’’Karena kejurkab kali ini adalah tingkatan pelajar. Jadi yang paling efektif untuk dipilih adalah atlet usia SMA atau di bawah 18 tahun. Sementara ini kita masih akan bentuk tim pemantau sendiri yang menilai,’’ tambahnya.

Sesuai rencana, PASI menargetkan setidaknya 200 hingga 250 sprinter se-Kabupaten Mojokerto mampu bersaing di kejurkab yang akan berlangsung 26 Januari nanti di lintasan Stadion Gajah Mada Mojosari.

Mereka akan memperebutkan status juara di 10 nomor dan kelas yang dipertandingkan. Mulai dari lari nomor 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.000 meter, hingga 5.000 meter.  Lalu, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, hingga lempar lembing yang semuanya diikuti oleh sprinter putra dan putri.

Banyaknya jumlah nomor dan kategori yang dilombakan bukan tanpa alasan. Di mana, PASI bertekad kejurkab kali ini menjadi wadah dalam menginventarisir atlet sesuai spesialisasi nomor. ’’Jadi, kejurkab nanti bisa berjalan efektif untuk dua event sekaligus,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia