Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik

Pasang APK Ngawur, Delapan Parpol Disemprit Bawaslu

04 Desember 2018, 18: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Jawapos.com for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto memberikan teguran tertulis terhadap 8 parpol. Mereka dianggap bandel lantaran memasang alat peraga kampanye (APK) di sejumlah area terlarang.

Delapan parpol itu adalah Golkar. Partai beringin ini tercatat sebagai parpol yang paling banyak melanggar pemasangan APK. Total pelanggaran APK mencapai 35 titik. Sementara, peringkat kedua dilakukan Gerindra dengan APK melanggar sebanyak 17 titik.

Sisanya dilakukan Demokrat dengan 9 APK, PDI Perjuangan dengan 8 APK, PKP sebanyak 6 APK, Perindo 4 APK, Hanura 3 APK dan Nasdem 2 APK.

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Ulil Absor, mengatakan, bawaslu sudah mengeluarkan surat peringatan ke parpol-parpol yang melanggar tersebut, sejak Kamis (29/11) lalu. ’’Kami berikan waktu 1x24 jam untuk menurunkan atau melepas secara mandiri,’’ ungkapnya, kemarin.

Akan tetapi, hingga kemarin, tak banyak parpol yang menghiraukan warning tersebut. ’’Hanya sekitar 10 persen yang mentaati. Dan sisanya 90 persen tidak menghiraukan,’’ tegas dia.

Ulil menilai, kesalahan dalam pemasangan APK itu karena telah melanggar Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 dan SK KPU Kota Mojokerto tahun 2018. ’’Mereka jelas-jelas memasang APK di tempat-tempat terlarang,’’ ungkap Ulil.

Ia mencontohkan, pemasangan APK paling banyak dilanggar ditemukan bawaslu di tiang listrik, pepohonan, hingga melintas di tengah jalan. Pemasangan tersebut dipastikan telah melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Ulil mengaku prihatin dengan sikap parpol yang abai terhadap peraturan tersebut. Bahkan, rekomendasi pun tak dihiraukan. ’’Kalau sudah ada peringatan dan rekomedasi pelepasan tak dihiraukan, maka kita bersama satpol PP yang akan melepasnya,’’ pungkas dia. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia