Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Konter Handphone Dibobol, 250 Unit Smartphone Hilang

02 Desember 2018, 11: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Seluruh dagangan dalam Konter Uniq Cell Mojosari, Kabupaten Mojokerto hilang.

Seluruh dagangan dalam Konter Uniq Cell Mojosari, Kabupaten Mojokerto hilang. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Konter handphone (HP) Uniq Cell di Jalan Pahlawan, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dibobol, Sabtu pagi (1/12). Sebanyak 250 unit smartphone berbagai merek pun raib.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku yang tergolong profesional ini juga membawa DVR (digital video recorder) dan dua unit CPU (central prossesing unit) lengkap dengan hardisk-nya. Kerugian yang dialami korban ditafsir mencapai Rp 300 juta.

Pembobolan kali pertama diketahui Indah, pemilik kafe, yang berada di samping konter sekitar pukul 06.30 WIB. Saat dirinya hendak berangkat ke pasar untuk berbelanja. ’’Posisi pintu besi itu sudah terbuka dikit,’’ tuturnya.

Namun, sebelumnya dia tidak mengira jika konter milik Wendi Wijaya, 38, warga Jalan Masjid Mojosari itu telah menjadi sasaran pembobolan kawanan maling. Apalagi, setiap hari ada karyawan yang menjaga. Hanya saja, saat itu penjaganya diketahui masih tertidur.

Kecurigaan lalu muncul sekitar pukul 08.30 WIB sepulangnya dari pasar. Setelah dia memanggil-manggil penjaga konter namun tidak ada jawaban. Kebetulan  kondisi lampu juga sudah padam tak seperti biasanya.

’’Saat saya lihat, ternyata ada bekas congkelan di pintu konter,’’ ujarnya. Merasa ada yang janggal, dia lantas meminta karyawannya memberi tahu pemilik konter. ’’Setelah saya cek ke dalam, ternyata benar isi konter sudah banyak yang hilang,’’ jelas marketing komunikasi Uniq Cell, Anang Fatoni, di lokasi.

Menurutnya Anang, setidaknya ada 250 unit smartphone berbagai merek disimpan dalam etalase dibawa kabur pelaku. Tak hanya itu, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang ini turut mengambil DVR dan dua CPU lengkap dengan hardisk.

’’Kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta,’’ tegasnya. Nilai tersebut belum termasuk asesoris dan uang tunai yang juga dikuras pelaku. Hingga kemarin pihak konter masih melakukan inventarisasi barang-barang yang hilang.

Termasuk melaporkan ke pihak kepolisian. Kanitreskrim Polsek Mojosari Ipda Heru Prasetyo Nugroho menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara, komplotan pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.

Mereka beraksi pada dini hari atau saat kondisi konter sedang kosong. ’’Kerugiannya masih kita data. Yang jelas pelaku diduga profesional dan pemain lama,’’ ungkapnya. Dugaan itu dikuatkan dengan bagaimana komplotan ini melakukan pembobolan.

Selain menguras isi konter, untuk memghilangkan jejak para pelaku juga membawa serta DVR dan dua CPU lengkap dengan hardisk. Perlengkapan IT (informasi teknologi) ini merupakan tempat penyimpanan rekaman CCTV (closed circuit television) yang terpasang dalam konter.

’’Di dalam konter memang ada sekitar lima unit CCTV yang terpasang. Tapi, bagaimana kita bisa memutar, wong hardisk-nya dicuri juga,’’ terangnya.

Polisi masih melakukan pencarian alat bukti petunjuk di tempat kejadian perkara dengan dibantu Tim Identifikasi Polres Mojokerto untuk melakukan pencarian sidik jari para pelaku. Heru menambahkan modus pelaku dalam membobol konter ini sama persis dengan pembobol konter atau ruko.

Mereka menggunakan alat pencongkel untuk membuka pintu. Termasuk merusak gembok tempat CPU. ’’Sekarang kami masih melakukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),’’ tandasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia