Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Kuasai Lima Bahasa, Frizkana Meilia Raih Siddhakarya Adhyaksa

01 Desember 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, SH (kiri) usai menerima Anugerah Siddhakarya, di Bali,

Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, SH (kiri) usai menerima Anugerah Siddhakarya, di Bali, (Imron Arlado/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Frizkana Meilia, sukses meraih anugerah Siddhakarya Adhyaksa, Jumat (30/11).

Penghargaan ini diberikan langsung Jaksa Agung RI, H.M. Prasetyo saat Rakornas Kejaksaan RI, di Bali. Frizkana dinilai sangat kompeten lantaran memiliki berbagai terobosan dalam pengelolaan barang bukti yang disetor ke kas negara.

’’Yang bersangkutan juga mendapat nilai plus karena menguasai lima bahasa,’’ jelas Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, SH kemarin petang. Kelima bahasa yang dikuasai Frizkana adalah Inggris, Prancis, Korea, dan Bahasa Jepang.

Halila menambahkan, penghargaan Siddhakarya Adhyaksa ini sebagai apresiasi kepada satuan kerja yang telah menunjukkan prestasi kerja sepanjang tahun 2018. Penilaian prestasi kerja itu untuk memperoleh gambaran keberhasilan dan pendorong kemajuan semua unsur di lingkungan kejaksaan.

Penghargaan ini diharapkan menjadi salah satu pendorong agar seluruh seksi dan bagian melakukan berbagai terobosan dalam memberikan pelayanan publik.

Siddhakarya merupakan program kejaksaan untuk memberikan penilaian terhadap 10 kejaksaan tipe A dan 10 Kejaksaan tipe B yang ada di seluruh Indonesia. Dari 10 kejaksaan itu, nantinya akan diranking dan diambil yang nilainya tertinggi.

Salah satu kriteria untuk bisa masuk sebagai penerima penghargaan Siddhakarya adalah inovasi dari para pegawai. Termasuk di antaranya kecepatan dan ketepatan dalam melakukan pelayanan publik.

Semisal, pelayanan tilang dalam waktu cepat. ’’Untuk pelayanan tilang, kami akan memberlakukan drive thru,’’ tegas Halila. Proses pengambilan tilang nantinya, masyarakat hanya perlu melintas di salah satu jalur yang telah disiapkan.

Cukup berada di atas kendaraan, alat bukti yang disita saat proses tilang berlangsung, langsung diserahkan. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia