Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Haul Ke-34 Mbah Ilyas Dihadiri Kiai Imam Hambali-Kiai Mujayyid

30 November 2018, 19: 38: 38 WIB | editor : Mochamad Chariris

Liflet resmi Haul Ke-34 Mbah Ilyas Pondok Pesantran Salafiyah Al Misbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Liflet resmi Haul Ke-34 Mbah Ilyas Pondok Pesantran Salafiyah Al Misbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Panitia Haul Mbah Ilyas for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al Misbar Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto kembali menggelar peringatan Haul Mbah Ilyas.

Rangkaian acara Haul Ke-34 Mbah Ilyas ini sedianya digelar selama dua hari, Kamis-Jumat (6-7/12), di halaman pesantren. Direncanakan bakal hadir dalam acara rutin setiap tahun tersebut adalah beberapa kiai Jawa Timur (Jatim).

Di antaranya KH Imam Hambali asal Surabaya, KH Mujayyid dari Malang, dan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

”Untuk pengajian umum dalam rangkaian puncak haul akan dihelat pada Kamis Malam Jumat Legi 6 Desember di halaman pesantren,” ujar Ketua Panitia Haul Ke-34 Mbah Ilyas, H. Muhammad Syukron Fahmi. ”Dimulai pukul 19.30 WIB,” lanjutnya.

Putra pengasuh PP Salafiyah Al Misbar, KH Chusaini Ilyas, ini menuturkan, rangkaian acara diawali sejak Kamis (6/12)bakda Salat Subuh. Pukul 05.00-15.00 panitia menghelat khotmil quran dengan 10 majelis di tempat berbeda.

Dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Al-Habsyi bertempat di Makam Mbah Ilyas pada pukul 15.00-17.30. Dan sebagai acara pamungkas di hari itu adalah malam pengajian umum.

”Untuk pembicara resmi panitia Insya Allah telah mengundang beberapa kiai. Termasuk KH Imam Hambali dan KH Mujayyid dijadwalkan rawuh (hadir, Red),” imbuh ayah dua anak akrab dengan sapaan Gus Fahmi ini.

Dia juga meluruskan belakangan ini beredar pengumuman melalui media sosial (medsos). Sedianya acara akan dihadiri oleh beberapa nama kiai sepuh sebagai pembicara.

Salah satunya adalah kiai kharismatik KH Mustofa Bisri (Gus Mus).Bahkan informasi tersebut seolah-olah mewakili kepanitiaan. Padahal, akun tersebut tidak ada kaitannya dengan panitia haul. 

”Kami mohon doa restunya agar acara ini berlangsung khidmat, barakah dan manfaat. Dengan tetap menjaga silaturahim dan tidak menyebarluaskan informasi atau kabar di luar tanggung jawab kami (panitia),” tandas Gus Fahmi.

Sementara acara akan dipungkasi dengan Semaan Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin pada Jumat (7/11). Semaan dibuka sejak bakda Salat Subuh ini rencananya dipimpin langsung Agus Sabuth Panitoprojo, putra Gus Miek. ”Seperti biasa, Dzikrul Ghofilin dimulai sesudah Salat Subuh hingga selesai pada pukul 21.00 WIB,” imbuhnya.

Gus Fahmi menambahkan, dalam Dzikrul Ghofilin ini akan ada pembacaan kiriman doa fatihah yang ditujukan kepada sesepuh, auliya, dan ahli kubur.

Dengan demikian, dia mengimbau, bagi warga Nahdliyin atau masyarakat umum yang ingin berkirim doa untuk orang tua, keluarga dan kerabat yang telah mendahului, diperkenankan mendaftar ke panitia.

”Bisa langsung mendaftarkan nama-nama almarhum-almarhumah kepada panitia. Selambat-lambatnya pada Selasa tanggal 4 Desember,” tandas Gus Fahmi.   

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia