Minggu, 16 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Cek Aplikasinya, Enero Ambil Sampel Air di Sumur Warga

13 November 2018, 22: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Perwakilan PT Energi Agro Nusantara mengambil sampel air sumur warga yang berubah warna kecokelatan di Desa Berat Wetan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Perwakilan PT Energi Agro Nusantara mengambil sampel air sumur warga yang berubah warna kecokelatan di Desa Berat Wetan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO - PT Energi Agro Nusantara langsung melakukan pengambilan sampel air di sumur warga di Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Pengambilan sampel ini menyusul adanya keluhan warga yang sumber airnya berubah menjadi kecokelatan. Berikutnya akan dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui terkait kandungan di dalamnya.

’’Kami akan cek lagi untuk aplikasinya,’’ kata Humas PT Energi Agro Nusantara, Dimas Anandito. Dia belum memastikan terkait ada tidaknya dugaan pencemaran.

Sehingga diperlukan penelitian setelah adanya aktivitas pemupukan di lahan tebu di Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, tak jauh dari rumah warga. Memang, lokasinya berbatasan dengan rumah milik warga di Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan. Atau hanya berjarak sekitar 25 meter.

’’Ini untuk memastikan apakah memang ada campuran dari pupuk kami atau tidak,’’ tuturnya. Untuk sementara, secara detail pihaknya belum dapat menyimpulkan ada tidaknya dugaan pencemaran.

’’Kami masih nunggu hasil uji laboratorium dulu. Mungkin satu minggu baru keluar,’’ terangnya. Sebaliknya, jika air sumur memang benar terkontaminasi atau tercemar, pihaknya juga tidak dapat memastikan masih layak atau tidak air sumur tersebut dikonsumsi.

 ’’Saya tidak pernah melakukan kajian ke situ. Karena ini (PHE) memang diperuntukkan untuk tanah. Baru kali ini juga ada keluhan warga terkait dugaan pencemaran,’’ jelasnya.

Yang jelas, lanjut Dimas, pupuk yang diberikan untuk para petani adalah pupuk cair yang sudah mendapat izin dari Kementan. Permintaan aplikasi ini juga hasil kerja sama dengan pabrik gula PT Gempolkrep.

’’Nah, sebagai produsennya, kami bekerja sama dengan transporter untuk melakukan aplikasi,’’ tuturnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia