Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Rem Motor Rosi Ngeblong di Jalur Pacet-Cangar

13 November 2018, 01: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tim relawan saat mengevakuasi korban kecelakaan di tikungan Gotekan, Pacet, Minggu (11/11).

Tim relawan saat mengevakuasi korban kecelakaan di tikungan Gotekan, Pacet, Minggu (11/11). (Abe Arsyad Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Seorang pengendara motor nyaris celaka setelah mengalami rem blong di jalur curam Pacet-Cangar, Batu, tepatnya di tikungan Gotekan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/11) petang.

Namun, korban selamat setelah kendaraan menyasarkan jalur penyelamat berbahan tumpukan sekam. Korban diketahui bernama Rosi, 26, warga asal Gresik. Dia menceritakan, semula dalam perjalanan pulang bersama temannya dari Kota Batu mengendarai Honda Vario 150 CC nopol W 2940 AF.

Di tengah jalan, Rosi nampak gugup setelah menyadari rem motornya ngeblong 200 meter setelah melewati zona pengecekan rem mobil. ”Setelah melewati zona pengecekan rem mobil tersebut, rem saya tiba-tiba blong.

Kecepatan motor saya semakin tinggi,” ujarnya. Padahal, sebelum tiba di jalur tersebut kondisi rem motornya tidak ada yang aneh. Rem terasa responsif dan normal.

Saat menyadari remnya bermasalah Rosi berusaha mengusai laju motor dengan mematikan mesin. Mengetahui di depan ada kendaraan lain, Rosi berupaya menyalip satu demi satu mobil dan motor di jalur dengan kecepatan tinggi tersebut.

Setelah menyalip, Rosi berupaya mengerem dengan sepatu. Sayangnya, hingga sepatunya terkikis kecepatan motornya semakin tinggi. Kepanikannya meningkat setelah di sepanjang jalur yang ada hanya medan ekstrem, tebing dan jurang.

”Saya hanya bisa pasrah dan berdoa,” ujarnya. Saat sampai di turunan Gotekan, Rosi melihat ada tumpukan karung. ”Akhirnya saya memutuskan untuk menabrakkan motor saya di sana,” ungkapnya.

Rosi dan temannya akhirnya ditolong tim relawan yang berjaga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). ”Alhamdulillah saya selamat,” katanya.

Mustofa, salah satu tim relawan menyatakan, sebelum menyasar jalur penyelamat para relawan memang sudah melihat motor korban yang berjalan dari arah Cangar dalam kondisi bermasalah.

Melaju sangat kencang dan sulit dikendalikan. ”Nampak jelas rem blong. Akhirnya motor menabrak jalur penyelamat dari sekam itu. Beruntung tak sampai menabrak kendaraan lain di sekitarnya,” katanya. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia