Jumat, 16 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Selangkah Lagi, Persem Menuju Level Nasional

Sabtu, 22 Sep 2018 03:00 | editor : Mochamad Chariris

Gelandang serang sekaligus kapten tim Persem David Aprilianto ditakling pemain PSID Jombang saat kedua tim bertemu di babak penyisihan grup Liga 3 Regional Jatim, Juli lalu.

Gelandang serang sekaligus kapten tim Persem David Aprilianto ditakling pemain PSID Jombang saat kedua tim bertemu di babak penyisihan grup Liga 3 Regional Jatim, Juli lalu.

MOJOKERTO – Tinggal selangkah lagi yang harus diperjuangkan Persem Mojokerto untuk bisa menembus level Nasional kompetisi Liga 3 musim 2018.

Setelah berhasil melewati sejumlah rintangan berat, mulai dari babak penyisihan hingga babak 16 besar Regional Jatim, Laskar Damarwulan kini kembali diuji di sengitnya pertarungan di Liga 3 zona Jawa.

Meladeni Persikasi Bekasi, Badai Biru bakal ditantang dengan gaya permainan ala tim sepak bola modern. Di mana, Persikasi bakal menurunkan skuad terbaik dan komposisi tim yang matang. Hal ini yang harus diwaspadai anak asuh Hartono ini demi bisa merealisasikan target lolos ke putaran nasional yang akan berlangsung 3-15 November nanti.

Namun, sebelum target itu terlewati, Laskar Damarwulan harus terlebih dulu melalui dua kali pertandingan berat saat meladeni Persikasi. Yakni, leg pertama yang akan berlangsung Senin (24/9) besok di Gelora A. Yani, Kota Mojokerto. Dan, di leg kedua yang akan berlangsung Senin (1/10) di Stadion Wibawa Mukti Bekasi.

Dikatakan berat lantaran sistem kompetisi kini beralih menjadi sistem gugur. Di mana, setiap tim yang kalah di dua kali laga, dipastikan tidak lolos. Hal ini membuat Persem mau tidak mau harus memaksimalkan semua potensinya. Terutama pada leg pertama saat berstatus sebagai tuan rumah.

’’Ya, kita harus maksimal di leg pertama. Apalagi, ini kan kita main di kandang. Jadi, harus bisa mencetak gol lebih banyak ketimbang tim lawan,’’ tutur Hartono, pelatih Persem. Pernyataan Hartono itu memang cukup beralasan. Pasalnya, secara umum, kualitas dan karakter permainan tim asal Jawa Barat (Jabar) berbeda jauh dengan tim asal Jawa Timur (Jatim).

Di mana, mereka kerap memakai susunan permainan ala tim luar negeri. Sehingga cukup sulit ditebak strategi dan arah serangannya. Hal ini yang tengah diwaspadai Hartono sebagai kekuatan khusus yang harus bisa ditaklukkan. Salah satunya lewat agresifitas tinggi selama 90 menit pertandingan.

Nah, agresifitas tersebut yang bisa dimiliki penuh oleh David Aprilianto dkk saat bermain di kandang sendiri. ’’Kalaupun kita kalah di leg kedua, harusnya kalah dengan skor tipis. Tapi, saat main di kandang kita harus bisa menang dengan skor besar agar agregat golnya tak terkejar,’’tambahnya.

Sebelumnya, tim pelatih telah memberikan sejumlah materi tentang cara mengatasi krisis yang dialami tim asuhannya. Salah satu yang dilakukan mantan pemain Persebaya ini adalah dengan menyiapkan sejumlah pemain yang mampu berperan ganda.  

Seperti sang kapten David Aprilianto yang bakal didapuk sebagai gelandang serang sekaligus center bek berduet dengan Erik Irawan. Skill dan karakter bermain David dinilai mampu memberikan sentuhan lain di lini belakang. Sehingga dianggap cocok menggantikan peran Dimas yang memilih kembali ke tim PON Jatim. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia