Minggu, 21 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Rekrutmen CPNS Kabupaten Mojokerto, Tes CAT di Kediri

19 September 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Ist for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Pemkab Mojokerto membuka rekrutmen CPNS sebanyak 179 pegawai. Dari jumlah itu, 155 di antaranya merupakan tenaga struktural.

Sedangkan, tujuh pegawai untuk pengisian tenaga fungsional. Dan, 17 berada di formasi khusus eks tenaga honorer kategori dua (K-2). Angka ini jauh berbeda dibanding Kota Mojokerto yang hanya mengisi jalur fungsional.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso, mengatakan, pendaftar rekrutmen CPNS tahun ini dipastikan berlangsung berbeda. Selain harus mendaftar secara online, proses ujian pun menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Seluruh pendaftar CPNS nantinya akan menjalani ujian menggunakan sistem CAT. ’’Sudah menjadi keputusan BKN (Badan Kepegawaian Negara). Dan, harus menggunakan sistem ini,’’ ujarnya.

Seluruh pendaftar yang masuk di Kabupaten Mojokerto, dikatakannya, akan menjalani ujian di Kabupaten Kediri. ’’Di Kediri, Kabupaten Mojokerto bersama dengan daerah-daerah lain,’’ tambah dia. Daerah lainnya yang juga menjalani ujian dengan sistem CAT di Kabupaten Kediri yakni, Trenggalek, Tulungagung, Jombang, dan Kota Mojokerto.

Dengan menggunakan sistem CAT, proses pendaftaran CPNS akan berlangsung kompetitif. Karena, nilai ujian bisa diketahui secara terbuka. ’’Sangat transparan. Karena ujian pun dilakukan dengan menggunakan komputer. Tidak lagi dengan cara manual,’’ jelas mantan kepala Bapenda ini.

Susantoso pun mengimbau, peminat CPNS segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dalam persyaratan. Sehingga, saat dibuka pendaftaran mulai hari ini, bisa segera melakukan pendaftaran.

Rekrutmen CPNS di Kabupaten Mojokerto tahun ini tercatat sebanyak 179 pegawai. Dari jumlah itu, 162 di antaranya merupakan jabatan struktural. Sementara, jalur fungsional hanya 17 orang dan difokuskan ke guru eks honorer kategori dua (K-2).

Dari jumlah itu, formasi terbanyak berada di kategori formasi umum yang mencapai 42 kategori jabatan dari 152 orang. Terbanyak di formasi akuntansi dan teknik informatika yang masing-masing membutuhkan tenaga sebanyak 20 orang.

Formasi akuntansi, akan difokuskan untuk pengelolaan keuangan. Sedangkan, S-1 teknik informatika untuk pengelola data. Kabupaten Mojokerto yang tengah fokus melakukan pembangunan infrastruktur, juga didukung dengan tenaga ahlinya. BKN mengalokasikan kursi S-1 Teknik Arsitekutur sebanyak tujuh orang. Mereka nantinya akan fokus penataan bangunan dan perumahan.

Ahli lainnya berada di S-1 Teknik Sipil yang membuka lowongan sebanyak tujuh orang. Mereka akan difokuskan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sedangkan, untuk pengelola perumahan dan permukiman, pemda  membuka lowongan sebanyak delapan orang.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia