Kamis, 15 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik
Bacawawali Kota Mojokerto 2018

dr Rambo Garudo, Arek Mojokerto yang Ingin Mengabdi

Selasa, 06 Feb 2018 22:22 | editor : Mochamad Chariris

dr Rambo Garudo (tengah) berbaur dengan para ibu.

dr Rambo Garudo (tengah) berbaur dengan para ibu.

SOSOK bakal calon wakil wali kota (bacawawali) satu ini adalah dr Rambo Garudo. Sehari-hari, dia menjadi Direktur RS Kamar Medika di Jalan Empu Nala Kota Mojokerto.

Pria berkacamata ini usianya masih 33 tahun. Tujuh tahun lalu, ketika masih 26 tahun, dia dipercaya memimpin RS Kamar Medika. Rumah sakit swasta milik keluarganya. Tempat tinggalnya persis di seberang jalan depan rumah sakit.

dr Rambo dilahirkan dari keluarga asli Kota Mojokerto. Kakeknya, alm Kamari Jaya tinggal di Jalan Empu Nala. Rumah kakeknya kini menjadi RS Kamar Medika. Kakeknya seorang tukang cukur yang biasa mangkal di bawah pohon depan Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto.

Ayahnya, Komjen Pol Purn Anang Iskandar adalah mantan Kepala Badan Narkotika Nasional dan mantan Kepala Bareskrim Mabes Polri. ’’Latar belakang saya ini asli Kota Mojokerto mulai dari kakek, ayah, sampai saya,’’ ungkap dr Rambo kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Makan dan minum air Mojokerto membuatnya mengenal betul Kota Onde-Onde ini. Terlebih di bidang kesehatan, di mana dia menyandang profesi seorang dokter. Kemajuan RS Kamar Medika tak lepas dari kerja kerasnya. ’’Kepada orang-orang saya selalu berpesan, Jaga kesehatan demi orang yang Anda sayangi,’’ ujarnya.

Sebagai arek Mojokerto, dirinya merasa terpanggil terjun pada Pilwali 2018 ini. dr Rambo mengaku ingin mengabdi kepada kota yang dicintainya. Profesi dokter yang dijabatnya diakuinya adalah profesi yang baik dan mulia. ’’Dengan maju sebagai Bacawawali Kota Mojokerto, saya ingin mengabdi lebih luas lagi. Kalau sebelumnya hanya sebatas RS Kamar Medika, saya ingin mengabdi kepada Kota Mojokerto,’’ bebernya.

Memasuki ranah politik, dr Rambo maju bersama Akmal Boedianto yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Bersama pasangannya itu, dr Rambo bersepakat untuk melanjutkan program-program yang telah disusun dan dilaksanakan petahana.

Pasangan dengan tagline AKRAB ini, ingin menyempurnakan program yang telah diusung petahana. Program pelayanan dasar seperti bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat (kesra), pangan, hingga pemberdayaan masyarakat kecil menjadi prioritas.

’’Saya ini dokter yang ingin membangun Kota Mojokerto yang sehat dan cerdas. Kalau di RS Kamar Medika, dalam sehari saya bisa bantu 20 orang, kalau mengabdi di Kota Mojokerto bisa bantu orang lebih luas lagi,’’ ungkapnya.

Sebagai sosok muda, dr Rambo sadar betul dirinya merupakan perwakilan anak muda di zamannya. Untuk itu, maju dalam Pilwali Mojokerto 2018 dia mengusung program-program yang berpihak terhadap kalangan muda. Terutama, anak muda yang dekat dengan perkembangan teknologi.

’’Kami ingin yang muda saling terkoneksi. Kami juga mendukung perkembangan teknologi yang berujung pada pertumbuhan ekonomi kreatif,’’ tandas dr Rambo. Untuk itu, konsep smartcity yang kini banyak berkembang di Indonesia, harapannya bisa diadopsi di Kota Mojokerto. ’’Di samping itu juga mendorong perkembangan seni dan budaya serta olahraga Kota Mojokerto,’’ tambahnya.

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia