Rabu, 14 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik

Gentur: Kalau Tidak Ada Perintah, Saya Tidak Nglancangi

Kamis, 04 Jan 2018 20:15 | editor : Mochamad Chariris

Plt Sekdakot Mojokerto Gentur Prihantono (tengah) saat diwawancarai wartawan.

Plt Sekdakot Mojokerto Gentur Prihantono (tengah) saat diwawancarai wartawan. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Plt Sekdakot Gentur Prihantono mengklaim mendapat mandat dari Gubernur Soekarwo untuk maju Pilwali 2018. Selain itu, atas dasar pembacaan politik, persaingan dalam pilkada nanti sangat minim.

Dia mengaku, terjun dalam hajatan demokrasi lima tahunan itu dilandasi instruksi Gubernur Soekarwo. ’’Sebenarnya saya kondisional saja. Kalau tidak ada perintah, saya tidak nglancangi. Ini dari pimpinan, bukan desakan masyarakat,’’ ujar dia.

Menirukan pesan Pakde Karwo, Gentur diminta maju karena saingannya nanti minim. ’’Langsung maju ae Pak Gentur dadi wali kota. Soale saingane gak onok,’’ ujarnya menirukan perkataan gubernur yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Pihaknya juga menilai, dirinya terbilang ’’bersih’’ lantaran orang luar Kota Mojokerto. Dia diminta bersiap, sedangkan parpol termasuk rekomendasinya disiapkan oleh Pakde Karwo. ’’Kendaraan dari saya, kamu siapo,’’ tukasnya kembali menirukan perkataan Pakde Karwo.

Terkait instruksi itu, sebagai bawahan dari gubernur, yakni Staf Ahli Gubernur bidang pembangunan, dia mengaku, siap. Kemudian, melaporkannya kepada Wali Kota Mas’ud Yunus yang juga atasan di lingkup Pemkot Mojokerto. ’’Saya sudah laporan Pak Wali. Saya juga ngomong ke Pak Wali. Saya doakan Pak Wali ikut (Pilwali),’’ lanjut Gentur.

Kendati demikian, dirinya mengaku bakal berpikir ulang jika Wali Kota Mas’ud Yunus running pilwali. Karena, kata dia, wali kota memiliki massa/suara paten. ’’Saya mikir lagi kalau Pak Wali maju. Tapi, instruksi Pak Gubernur saya tindak lanjuti,’’ tandasnya. Untuk itu, dirinya mengaku menunggu statement wali kota terkait pencalonannya di pilwali mendatang.

Disinggung soal partai yang bakal mengusungnya, Gentur menyebutkan, hal itu tinggal menunggu hari-H saat pendaftaran nanti. ’’Saya pasti. Nanti (parpol) yang kuat ingin bertemu (saya). Memang partai belum detail. (nanti) kita (akan) gabung,’’ sambung dia.

Soal dukungan dari Partai Demokrat selaku partai yang diikuti Pakde Karwo, Gentur mengaku hal itu sangat mungkin. Kemudian, opsi parpol-parpol lain. ’’Kalau per telepon ada (komunikasi politik dengan parpol),’’ lontarnya.

Soal pasangan yang akan digaet? Gentur mengaku siap bekerja sama dengan siapa pun latar belakangnya. ’’Bebas. Siapa saja saya cocok. Yang penting biasa diajak diskusi. Saya suka berteman. Yang penting bisa bekerja,’’ inginnya.

Persiapan ke depan, pihaknya mengaku bakal menemui kembali Gubernur Soekarwo. Dan, dia yakin gubernur telah memiliki konsep pengusungan dirinya sebagai calon wali kota. ’’Yang saya siapkan KTP dan KSK. Lainnya Pak Gubernur. Semua itu takdir, cuma Allah yang bisa mengubah,’’ tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, nama Gentur Prihantono mencuat dalam surat kabar bakal maju running Pilwali 2018. Di Pemprov Jatim, nama dia disebut-sebut satu di antara beberapa pejabat Jatim yang maju pilkada serentak, Juni mendatang. 

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia