Minggu, 21 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto
Laporan Haji, A. Basuni, dari Makkah

Lagi, Dua Jamaah Meninggal, Satu Terkunci di Kamar Mandi

12 September 2017, 23: 03: 18 WIB | editor : Mochamad Chariris

Jamaah haji membacakan doa tahlil di lantai kamar hotel di kawasan Mahbas Jin, Makkah, Arab Saudi.

Jamaah haji membacakan doa tahlil di lantai kamar hotel di kawasan Mahbas Jin, Makkah, Arab Saudi. (A. Basuni/Radar Mojokerto)

MAKKAH – Kabar duka kembali mengiringi rombongan jamaah haji Mojokerto di Tanah Suci. Setidaknya, Selasa (12/9) hari ini waktu Arab Saudi (WAS), dua jamaah sekaligus meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan. Mereka merupakan jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 80 dan 81 Embarkasi SUB (Surabaya), di bawah naungan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Uluwiyah, Mojosari.

Jamaah meninggal pertama adalah Salamun, 76. Warga asal Dusun Pendowo, Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini menghembuskan napas terakhir di Hotel Barakat Burhan lantai 15, wilayah Mahbas Jin, pukul 13.50 WAS. Diduga, dia meninggal dunia karena mengalami sakit dan tidak enggan makan.

Selang satu jam kemudian, menyusul Suwarso, 72, warga asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dia dikabarkan meninggal pukul 14.44 WAS di hotel setempat. Setelah sebelumnya seringkali keluar masuk kamar mandi hotel. Nining, pengurus KBIH Uluwiyah dari tim pembimbing ibadah haji membenarkan kabar duka tersebut. Dia mendapat kabar duka itu setelah Salamun selama seharian penuh tidak mau makan dan muntah-muntah di kamar.  

”Kabarnya meninggal karena indikasi cardiac arrest atau berhentinya detak jatung secara tiba-tiba,” katanya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto. Ketua Kloter 80 Embarkasi SUB, Mustofa Busri menambahkan, semula jamaah tidak ada indikasi mengidap penyakit. Namun, setelah sulit makan dan muntah-muntah, perlahan kondisinya drop dan sempat mendapat perawatan. ”Akhirnya di kamar hotel meninggal,” paparnya.

Satu jam kemudian Suwarso menyusul. Dia meninggal dunia di kamar mandi hotel sesaat hendak mengambil air wudhu. Dia menghembuskan napas terakhir diduga akibat serangan jantung. Karena sebelumnya, dari riwayat kesehatan tidak ada diagnosa penyakit sejak berangkat dari tanah air.

Memang, sejak pagi, Suwarso sering ke kamar mandi dan akhirnya meninggal di kamar mandi dengan kondisi terkunci dari dalam. ”Setelah ada laporan ada jamaah meninggal, kami laporkan ke pihak hotel. Karena, jamaah terkunci dalam kamar mandi,” tambah Nurul Afif, tim pembimbing haji Kloter 81 Embarkasi SUB.

Jenazah kedua jamaah meninggal sedianya ini akan dikembumikam di Makkah, Arab Saudi. ”Ini sedang kita urus dokumen dan proses pemakaman di Tanah Suci,” pungkasnya. Dengan demikian, hingga hari ini tercatat sudah ada lima jamaah haji asal Mojokerto wafat di Tanah Suci. Satu jamaah dari Kota Mojokerto, dan empat lainnya asal Kabupaten Mojokerto.

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia