Jumat, 16 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Journey

Tiket Unlimited, Puas Keliling Tiga Hari di Singapura

Jumat, 08 Sep 2017 15:30 | editor : Mochamad Chariris

Raden Airlangga Putro Bagus Perdana bersama keluarga saat berkeliling di Singapura.

Raden Airlangga Putro Bagus Perdana bersama keluarga saat berkeliling di Singapura. (Angga for Radar Mojokerto)

SINGAPURA memang menjadi destinasi salah satu destinasi favorit wisatawan macanegara, khususnya di wilayah Asia Tenggara. Lokasinya yang cukup dekat dengan wilayah Indonesia, membuat tidak sedikit warga Indonesia yang memilih Negeri Singa itu sebagai tempat untuk menghabiskan waktu libur.

Singapura memiliki banyaknya lokasi wisata. Dalam waktu satu-dua hari rasanya tidak cukup untuk menjelajahinya. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika mengelilingi Singapura dengan cara backpacker.

Seperti yang dilakukan oleh Raden Airlangga Putro Bagus Perdana, 24, warga Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pekan lalu dia beserta keluarganya baru bertolak ke Singapura untuk berlibur. Mereka melakukan perjalanan dengan membawa koper dan tas yang berisi perlengkapan seperlunya saja, atau disebut dengan backpacker.

Meski baru pertama kali, laki-laki yang akrab disapa Angga ini mengatakan, dibanding dengan memakai jasa travel, berwisata dengan backpacker terasa lebih menantang. Selain itu, biaya juga yang dikeluakan juga bisa lebih hemat. ”Dengan backpacker, kita juga bisa lebih puas berkeliling ke tempat yang kita inginkan,” jelasnya.

Hanya saja, sebelum berangkat, traveller harus terlebih dulu mempelajari tentang lokasi tujuan. Seperti halnya di Singapura. Angga membeberkan beberapa tips berwisata backpacker ke Negeri Singa.

Ketika sudah menginjakkan kaki di Singapura, salah satu yang wajib dipegang adalah peta jalur kereta bawah tanah atau MRT. Sebab, moda tansportasi umum yang paling efektif untuk mengelilingi Singapura adalah dengan MRT. ”Hampir semua tempat wisata maupun tempat keramaian, lokasinya tidak jauh dari stasiun MRT,” terang pemuda yang berprofesi sebagai dokter internship ini.

Menurut Angga, agar lebih efisien, traveller bisa membeli tiket Singapore tourist pass. Yakni, tiket kereta MRT dengan penggunaan yang unlimited. ”Untuk tiket unlimited selama tiga hari, harganya sekitar Rp 300 ribu per orang. Kartu bisa digunakan naik kemana saja,” ulasnya.

Oleh sebab itu, dia juga menyarankan agar memilih tempat penginapan atau hotel yang dekat dengan stasiun MRT. Tujuannya agar tidak terlalu jauh untuk berjalan. Pasalnya, di Singapura, kebanyakan orang bepergian dengan berjalan kaki dan naik transportasi umum. Hanya beberapa saja yang naik mobil dan motor pribadi.

Sedangkan untuk mengetahui tempat wisata, baiknya memanfaatkan smartphone untuk browsing atau mengakses GPS. ”Daripada roaming kartu dari sini, jatuhnya bisa lebih mahal. Lebih baik membeli kartu baru untuk paket internet di sana (Singapura),” tandasnya. 

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia