Kamis, 15 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Jangan Baca

Istri Polah, Suami Murka

Kamis, 27 Jul 2017 14:56 | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Radar Mojokerto)

Kerewenge disawatno ngetan

Ati loro ngonangi bojo nyeleweng

Sabare entek, mending pegatan

 

Pernikahan Tulkiyem (samaran), 26, dan Sudrun (samaran), 28, warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, masih seumur jagung. Bagaimana tidak, baru berjalan setahun. Sudrun mendadak menjatuhkan talak kepada Tulkiyem. Gara-garanya, Sudrun memergoki istrinya tersebut berjalan dengan seorang pria lain.

’’Pertamanya saya juga tidak percaya kalau istri saya selingkuh. Waktu pulang ke rumah kan saya tanya tapi dia mengaku itu hanya teman kerjanya saja,’’ tambah pria bertubuh tinggi itu.

Demi mempertahankan rumah tangganya, Sudrun yang bekerja sebagai karyawan pabrik akhirnya mempercayai alasan istrinya tersebut.

Namun, tidak lama kemudian, giliran Dalbo, anak hasil buah kasih Sudrun dan Tulkiyem, yang memergoki ibunya tengah asyik ngobrol sambil makan bakso dengan pria lain. Nah, sesampainya di rumah, Dalbo pun menceritakan semua yang dilihat kepada Sudrun. Ibunya jalan dengan pria lain. ’’Ini anak saya yang cerita sendiri lho sama saya. Kan saya jadi malu sampai Dalbo bisa tahu kalau ibunya keluar dengan pria lain,’’ jelasnya.

Cerita anaknya itu yang membuat dada Sudrun terasa sesak. Emosinya tak bisa dibendung lagi. Sepulang dari kerja, Sudrun langsung bertindak. Dia menanyakan langsung kepada Tulkiyem. Sudrun ingin mendengar sendiri jawaban dari Tulkiyem. ’’Wes gak kesuwen, aku moleh kerjo langsung tak enteni nang ngarep omah,’’ ungkapnya dengan nada kesal.

Melihat Sudrun berdiri di depan pintu rumah, Tulkiyem takut dan tidak berani menatap mata. Tidak pakai babibu Sudrun langsung menarik tangan Tulkiyem dan membawanya ke kamar. ’’Wes, aku jengkel, langsung tangane tak tarik mumpung Dalbo lagi nang omahe mbahe,’’ jelasnya.

Sudrun pun soal pertemuannya dengan pria lain. Namun, tulkiyem berusaha berkelit dan menyuguhkan banyak alasan. Tetap sama seperti sebelumnya. Tulkiyem mengaku pria itu hanya teman kerja. ’’Wes alasanmu pancet ae ket biyen,’’ ujar Sudrun jengkel.

Bahkan, saking jengkelnya, Sudrun tak mampu menguasai diri. Dia sempat melayangkan tangannya ’’Saya waktu itu juga sempat menamparnya, saking aku emosine,’’ tambahnya lagi.

Sudrun yang awalnya sempat bersabar dan berusaha percaya dengan istrinya itu, kali ini tidak lagi. Meskipun usia pernikahannya masih semur jagung, Sudrun sudah bulat menceraikan Tulkiyem. Sebab, Sudrun sudah tidak percaya lagi dengan istrinya. ’’Ya saya sudah bulat untuk cerai saja. Daripada nanti terus-terusan saya diselingkuhi, kasihan anak saya,’’ jelasnya yang sudah memasukkan perceraian ke Pengadilan Agama (PA).  

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia