Siswa SMK Tewas setelah Dihadang Enam Debt Collector

MOJOKERTO – Aksi ngawur debt collector mengakibatkan tewasnya Edwin Syaroni, 18, pelajar asal Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang, akibat terlindas truk tangki Jumat (12/5) lalu akhirnya terkuak.

Polisi ternyata sukses membekuk Mulyadi, 56, warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto dan Andriyanto, warga Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Keduanya diringkus di Jalan Raya Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, beberapa jam setelah kematian korban. Kedua pelaku terbukti bersalah atas aksi pengambilan paksa motor hingga mengakibatkan korban terjatuh dan terlindas truk.

Namun, peristiwa tragis menewaskan Edwin tak berhenti begitu saja. Polisi mengendus aksi pengambilan paksa tersebut dilakukan enam pelaku secara bersamaan. Polisi kini tengah memburu empat orang pelaku lain yang masih buron.

Sebelumnya, nyawa Edwin Syaroni, pelajar kelas XII SMK ini tak terselamatkan setelah tubuhnya terlindas truk tangki bermuatan cairan etanol dengan nomor polisi AG 8480 US saat melintas di simpang tiga Lespadangan, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Korban yang mengendarai motor Yamaha Mio hitam dengan nomor polisi S 4564 YO tewas seketika dengan kondisi kepala pecah pukul 11.30 siang. Akan tetapi, tewasnya korban bukan murni peristiwa kecelakaan lalu lintas biasa.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar