Asyik Jual Burung, eh Diobrak Satpol PP

MOJOKERTO – Penertiban area sekitaran pasar terus digulirkan Satpol PP Kota Mojokerto. Kali ini, penertiban menyentuh Pasar Burung Empunala. Sejumlah pedagang yang berjualan di pinggir jalan terlihat terkena penertiban petugas.

Mereka berjualan di pinggir Jalan Benteng Pancasila (Benpas) sebelah timur Pasar Burung. Tak ayal, penertiban itu mengagetkan kalangan pedagang. ’’Biasanya memang jualan di sini. Tapi ini tadi terkena razia. Kata petugas tidak boleh jualan di pinggir jalan ini,’’ ungkap Joni, salah satu pedagang burung merpati.

Pria paro baya ini mengaku, sehari-hari kerap jualan di pinggir Jalan Benpas samping timur Pasar Burung. Itu dilakukannya karena tidak ada tempat lagi untuk berjualan di area Pasar Burung.

Oleh sebab itu, pedagang jualan di pinggir jalan dekat pasar. Selain gampang dijangkau, pedagang tidak perlu membayar retribusi. ’’Awalnya sedikit. Sekarang ya sudah puluhan pedagang. Biasanya, bawa sangkar di atas motor lalu jualan,’’ tambah dia.

Aktivitas itu diketahui sudah berlangsung lama. Biasanya dimulai ketika pagi hingga siang. Pedagang biasanya langsung memarkir kendaraan di pinggir jalan lalu berjualan. Praktis, hal itu mengganggu laju lalu lintas setempat, karena tak jarang sampai memakan area jalan.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto Imam Susadi mengatakan, penertiban dilakukan secara persuasif agar kalangan pedagang tidak lagi berjualan di pinggir jalan. ’’Aktivitas berjualan di situ sudah lama. Selain gampang macet, area itu memang tidak diperbolehkan untuk berjualan, karena trotoar dan badan jalan,’’ ungkap dia.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar