Kirab Budaya, Suguhkan Teatrikal Kejayaan Majapahit

MOJOKERTO – Perjalanan Kerajaan Majapahit hingga mencapai kejayaannya, bukan tanpa pengorbanan. Banyak nyawa yang harus dikorbankan demi mencapai pucuk kekuasaan. Namun, kejayaan itu pun lambat laun mengalami kemunduran setelah terjadinya perebutan kekuasaan.

Peristiwa itulah yang terekam secara apik dalam rangkaian festival budaya yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, di depan Museum Majapahit, Trowulan, Kamis (17/5)

Setiap kecamatan menyuguhkan berbagai tema tentang kerajaan yang pernah mengalami kejayaan di era Raja Hayam Wuruk dan Maha Patih Gajahmada ini. Seperti yang dilakukan kelompok kirab asal Mojosari.

Bertajuk: Penobatan Raden Wijaya, aksi teatrikal yang dilakukan para pegawai kecamatan dan perangkat desa itu mampu memberikan gambaran yang sangat apik dalam peristiwa kala itu. Raden Wijaya yang dinobatkan sebagai raja pertama di tahun 1216.

Dan mampu menjalankan roda pemerintahan dengan sangat apik. Pun demikian dengan kecamatan Dlanggu. Kecamatan ini menceritakan tentang prosesi pengusiran tentara tar-tar dari tanah Majapahit. Adegan demi adegan diperagakan sangat menarik.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa menegaskan, kirab budaya ini akan disajikan rutin tiap tahun di lokasi yang sama. Keinginan itu menyusul tingginya animo masyarakat yang menyaksikan seluruh prosesi tersebut.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar