Napi Kasus Narkoba Lahirkan Bayi Laki-Laki

MOJOKERTO – Pelayanan ekstra mau tak mau harus dihadapi petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Mojokerto. Betapa tidak, Astutik, 40, salah satu narapidana (napi) kasus narkoba ternyata melahirkan anak pertamanya, Rabu malam (17/5).

Wanita asal Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto itu terpaksa menjalani proses persalinan di rumah sakit lantaran minimnya fasilitas bersalin di dalam lapas.

Kondisi ini memaksa petugas lapas harus mendapat tugas tambahan dengan mengawal sekaligus mengawasi kondisi Astutik selama perawatan. Waktu selama seminggu diberikan lapas kepada Astutik untuk memulihkan kesehatan sebelum kembali mendekam di balik jeruji besi.

Sebelumnya, tersangka peredaran sabu-sabu tersebut tertangkap basah Satnarkoba Polres Mojokerto 6 Februari lalu. Dia dibekuk bersama temannya, Susianti, dan adik kandungnya, Selamet, di rumah masing-masing.

Istri dari Bambang ini tak bisa mengelak saat Candra Aris Vandha, pelanggan sabu-sabu yang dia pasok dicokok petugas sehari sebelumnya. Dalam perjalanan kasus hukumnya, Astutik ternyata diketahui sedang hamil anak pertamanya.

Saat itu, kandungannya menginjak usia 5 bulan. Dalam masa tahanan di lapas, kondisi Astutik berada dalam penanganan ketat tim medis poliklinik lapas. Hingga tanda-tanda kelahiran itu akhirnya muncul Rabu (17/5) pukul 13.00.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar