Wah, Sopir Angkot Terindikasi Positif Nyabu

MOJOKERTO – Peningkatan kewaspadaan terhadap peredaran, pencegahan, pemberantasan dan penyalah gunaan narkoba di Kota Mojokerto terus digalakkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto.

Beragam kalangan diedukasi terkait marakknya peredaran narkoba di Kota Mojokerto. Kali ini, yang menjadi sasaran komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) P4GN adalah kalangan sopir angkutan kota (angkot).

Mereka yang terhimpun dalam komunitas sopir angkutan kota berkumpul di ruang pertemuan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk terima KIE dari BNN Kota Mojokerto.

Di sela sosialisasi tersebut, BNN Kota Mojokerto juga menggelar pemeriksaan mendadak terhadap kalangan sopir. Sebanyak 10 sopir yang dipilih secara acak, dites urine. Langkah itu untuk melihat keberadaan praktik konsumsi narkoba di kalangan yang kerap bekerja di jalanan tersebut.

’’Hasilnya ada satu yang terindikasi positif. Itu setelah dilakukan tes urine,’’ ungkap AKBP Suharsi, kepala BNN Kota Mojokerto. Pihaknya bakal melakukan pendalaman berupa assessment untuk mengukur keakuratan hasil positif tes urine tesrebut. Apakah dia pengguna narkoba atau tidak.

Sementara itu, langkah KIE P4GN, menurutnya, agar pengetahuan masyarakat terhadap narkoba semakin meluas. Sehingga, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan peredaran narkoba.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar