Pelajar SMA Enggan Naik Angkot Gratis

MOJOKERTO – Penambahan armada penunjang program angkutan pelajar gratis yang dicanangkan Pemkot Mojokerto sejak 2016 lalu tampaknya belum sepenuhnya final.

Pasalnya, target mengangkut hampir 2.500 pelajar kota dalam sehari belum terpenuhi oleh armada yang tersedia. Dishub Kota Mojokerto kini tengah berupaya menambah kembali tiga unit armada demi mengangkut seluruh pelajar.

Upaya ini sekaligus dalam rangka meminimalisir angka kecelakaan yang melibatkan pelajar. Catatan dishub, tak kurang hanya 500 pelajar saja yang menumpang angkutan gratis setiap harinya.

Selama ini, angkutan gratis hanya didominasi oleh pelajar tingkat SMP yang usianya belum melebihi 17 tahun. Sedangkan, pelajar di tingkat SMA, baru sebagian kecil saja memanfaatkan angkutan gratis. Kebanyakan pelajar SMA justru memilih mengendarai motor sendiri ke sekolah lantaran sudah mengantongi SIM.

Pemkot sendiri baru menyediakan 13 armada lin yang beroperasi di dua trayek, yakni lin A dan lin B. Jumlah armada itu dirasa sangat kurang dari target yang dicanangkan, mampu mengangkut 2.500 pelajar.

Saat ini, dishub baru saja menambah dua armada bus gratis bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kadishub Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, bakal menambah lagi empat armada angkutan gratis bagi pelajar di tahun 2017 ini.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar