Berawal dari Penabuh Gamelan, Ceritakan Lahirnya Abimanyu

MOJOKERTO - Daffa Afriza Reza memiliki bakat besar untuk menjadi dalang. Bahkan, di usianya yang baru menginjak 12 tahun, dia mampu membawa pulang penghargaan sebagai penyaji terbaik peringkat pertama dalam Fetival Dalang Bocah Jawa Timur tahun ini.

Mungkin darah dalang yang dimiliki kakek buyutnya mengalir dalam diri Daffa Afriza Reza. Ya,  meski masih duduk di bangku kelas 6 SD, bocah asal Dusun Glagah, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong itu cukup piawai membawakan kesenian wayang kulit.

Hal itu yang kemudian mengantarkan siswa SDN Banyulegi ini terpilih mewakili Kabupaten Mojokerto di ajang festival dalang bocah Jawa Timur akhir April lalu. Bertempat di Taman Budaya Surabaya, dia harus berkompetisi putra dalang terbaik perwakilan Kabupaten/Kota se-Jatim.

Mendapat kesempatan tampil pertama, tak lantas membuat mental anak dari pasangan Subagiyo dan Anita ini menciut. Bahkan, dengan batas waktu yang diberikan panitia sekitar 45 menit tak disia-siakan.

Daffa menceritakan, dalam pertunjukkan tersebut, dalang memang dibebaskan membawakan lakon masing-masing. Dalam kesempatan itu, dia memilih membawakan lakon Wahyu Hidayat. Di panggung pertunjukkan, dia memainkan wayang kulit nyaris berjalan tanpa ada hambatan berarti.

Hingga akhirnya, dia mampu menyelesaikan pertunjukkan mulai awal hingga akhir dengan lancar. ”Lakon Wahyu Hidayat itu bercerita tentang lahirnya Abimanyu,” jelasnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar