Praktik Pembuatan Akta Kelahiran Palsu Meluas

MOJOKERTO – DPRD Kabupaten Mojokerto mencium keberadaan akta palsu di wilayah Kabupaten Mojokerto mencapai ratusan lembar. Kecurigaan itu muncul setelah banyak laporan yang masuk ke meja dewan atas proses dan jalur yang sama dalam pengurusan akta tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi A Kusairin, kemarin. Dia menuturkan, tak sedikit orang yang mengantongi akta kelahiran yang disinyalir aspal. ’’Ada ratusan. Karena sudah berjalan cukup lama,’’ ujarnya serius.

Politisi PPP ini, menjelaskan, jumlah yang cukup banyak itu bisa dilihat dari tingginya animo masyarakat yang berbondong-bondong mengurus akta kelahiran di sumber yang sama. ’’Kalau sumbernya sama, ada kemungkinan juga palsu semua,’’ tegasnya.

Untuk memastikan jumlah akta palsu itu, ia pun membuka pengaduan khusus atas status akta bisa diketahui. Apakah benar-benar dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) atau justru setengah asli.

’’Silakan laporkan. Nanti akan kita tindaklanjuti,’’ papar Kusairin. Dikatakan Kusairin, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kemudahan proses pengurusan akta. Sehingga, banyak yang memilih jalan pintas untuk mengurus akta kelahiran.

’’Ini yang harus dipahami masyarakat. Jangan sampai mengurus lewat calo,’’ pungkasnya. Sementara itu, dispendukcapil memastikan keberadaan akta palsu yang dimiliki sejumlah warga asal Dawarblandong, asli tapi palsu. Keaslian itu bisa dilihat dari kertas yang asli, namun tak tercatat dalam sistem.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar