Tagih Utang, Mantan Dibawakan Pedang

MOJOKERTO - Andhitiya Hendarto Sulistyo, 23, warga Dusun Ngares Lor, Desa Ngares Kidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto meringkuk di balik sel tahanan Mapolsek Ngoro.

Pria parobaya ini ditangkap karena diduga membuat onar di kawasan NIP Ngoro. Dia mengancam mantan pacarnya, Siti Asiyah, 20, warga Dusun/Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedeg menggunakan sebilah pedang.

’’Tersangka kami tangkap di kos-kosan area pabrik, setelah mengancam mantan pacarnya dengan pedang,’’ ungkap Kapolsek Ngoro Kompol Khoirul Anam Rabu (10/5). Menurutnya, motif pelaku mengancam korban menggunakan pedang diduga untuk menagih utang.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/5) sekitar 18.00. Saat itu, Siti Aisyah, karyawan PT SAI hendak pulang ke kos-kosan di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro. Dalam perjalanan, di seberang jalan PT Skay dia dihadang pelaku dan mengancam menggunakan sajam.

”Pedang yang dibawa sepanjang 37 centimeter,” papar Khoirul. Korban lalu dipaksa ke kos-kosan untuk mengambil ATM, dan diminta segera membayar utangnya. ’’Kalau korban tidak menuruti akan dibunuh,’’ tuturnya.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku geram melihat ulah korban yang tidak kunjung membayar utang. ’’Tapi tetap, caranya yang salah dan melanggar hukum,’’ tegas Khoirul. Beruntung, korban tidak mengalami luka.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar