Kasihan, Tiga Tahun SD Ini Tak Dapat Siswa

MOJOKERTO – Pemerataan pendidikan di Kabupaten Mojokerto sepertinya belum berjalan maksimal. Itu dibuktikan dengan potret masih adanya sekolah negeri yang kekurangan jumlah peserta didik.

Seperti di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas. Dari enam kelas yang tersedia, hanya dua ruang saja yang aktif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahkan, jumlah muridnya pun sangat minim, hanya 14 siswa.

Kepala SDN Kesiman, Wiyono mengatakan, dari 14 siswa tersebut terbagi di dua kelas. Yakni, 8 siswa duduk di bangku kelas IV, sedangkan 6 siswa lainnya di kelas VI. ”Jadi, empat kelas yang lain kosong, karena tidak ada siswanya,” ujarnya Selasa (9/10).

Menurut dia, minimnya jumlah peserta didik tersebut terjadi dalam rentang waktu  5 tahun lalu. Itu disebabkan karena jumlah lulusan tidak berbanding dengan jumlah siswa baru.

Parahnya lagi, selama tiga tahun terakhir ini, tak ada satupun siswa mendaftarkan diri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SDN Kesiman. ”Setiap tahun kita selalu buka PPDB, hanya tidak ada siswa baru yang masuk,” terangnya.

Dengan demikian, apabila tahun ajaran 2017-2018 ini tak mendapatkan siswa baru lagi. Otomatis, jumlah murid akan tinggal 8 siswa saja. Dengan catatan, keenam siswa di bangku kelas VI dinyatakan lulus semua. ”Tahun ini kita tetap buka PPDB. Karena, kalau bisa sekolah ini jangan sampai hilang,” papar dia.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar