Dua Tahun Rumiati Tak Mandi

MOJOKERTO - Kesejahteraan sosial tampaknya belum menyentuh semua lapisan masyarakat. Salah satunya dialami Rumiati, 75, warga Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Di usia yang sudah senja ini, dia harus menghabiskan hidup seorang diri. Seperti apa kondisinya? Siang itu, Jawa Pos Radar Mojokerto berkunjung ke rumahnya di Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Tepat di bawah rimbun pohon bambu, rumah berukuran besar itu masih terlihat kokoh menghadap utara. Sayangnya, kondisi itu tidak lantas mambuat Mbok Rum panggilan akrab Rumiati terawat dengan baik. 

Di usia yang menginjak kepala tujuh, hari-harinya dijalani dengan tidak nyaman. Selain seorang diri, untuk sekadar mandi saja dia sudah tak mampu. Apalagi, memasak dan mencari nafkah. Untuk makan dan minum, nenek itu harus menunggu belas kasihan keluarga dan uluran tangan tetangga.

Kondisi ini telah berlangsung sejak lama. Setelah anak dan suaminya meninggal dunia. ’’Sudah dua tahun kondisinya seperti ini,’’ ungkap Ketua RT (Rukun Tetangga), Achmadi.

Fisiknya pun mulai rapuh. Indera pengingat dan penglihatan Mbok Rum tidak berfungsi normal. Dia tidak mengetahui lagi siapa yang datang untuk sekadar menjenguk. Dia hanya terlihat lemas dan berbaring di kamar tidur yang posisinya berdekatan dengan ruang dapur.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar