Sering Dianggap Nyeleneh

MOJOKERTO - Namanya mungkin belum banyak dikenal khalayak. Namun, di dunia seni Mojokerto, Dwi Masudah, 46, sudah sangat lekat di telinga. Perempuan ini sangat ringan tangan dengan berbagai kegiatan bernuansa seni.

Sejak lima tahun silam, ia mendirikan Saung Tanah Lumpur. Sebuah padepokan di Dusun Tangkil, Desa Modongan, Sooko. Pembangunan yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah itu, tidak dikomersialkan.

Melainkan dimanfaaatkan untuk berbagai kegiatan seni. ’’Memang tidak ada untungnya. Tapi, ada kepuasan batin,’’ ujarnya ringan. Perempuan yang akrab disapa Yudha ini, menuturkan, Saung Tanah Lumpur untuk memberi wadah bagi para seniman yang hendak menjalankan aktivitasnya. Atau sekadar menikmati liburan.

Ya, padepokan ini memang berada di tengah persawahan. Cukup jauh dari perkampungan. Dengan desain kuno, bangunan ini berdiri di atas lahan 1400 meter persegi.

Di dalam bangunan ini, tidak hanya menyediakan fasilitas berbagai alat musik. Akan tetapi, ada sejumlah ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai pertemuan, serta ruang istirahat. Deretan ruang itu, juga dilengkapi dengan berbagai asesoris yang menarik.

Ibu dari Virginia Rulli Damayanti, 22, ini menceritakan, deretan ruang itu sengaja dibangun untuk memberikan ruang bagi para tamunya yang berasal dari berbagai negara. Mulai dari Australia, Slovakia, dan sejumlah negara di Eropa.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar