Gema Surya Majapahit Nilai BPCB Lempar Tangan

MOJOKERTO - Langkah Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim melaporkan pemilik dan penyewa lahan di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo atas penjarahan peninggalan purbakala, mendapat reaksi dari kalangan pemerhati Majapahit.

baca: BPCB Jatim Diminta Bertanggung Jawab

Mereka menyayangkan sikap BPCB yang dinilai represif tersebut. Hal itu diungkapkan pemangku Gema Surya Majapahit Masdukin. Dia menilai, melaporkan warga atas dugaan merusak dan menghilangkan benda cagar budaya, sama sekali bukan cara yang apik untuk menyelesaikan persoalan ini.

Kata dia, langkah itu justru menegaskan jika BPCB lempar tangan atas sikapnya terhadap pelestarian situs. ’’Sudah puluhan tahun diketahui BPCB. Tapi, dibiarkan begitu saja,’’ ujarnya Selasa (11/4).

Tidak ada action atau langkah yang dilakukan BPCB ketika menemukan situs-situs di Mojokerto. ’’Ketika sekarang jadi viral, malah melaporkan ke polisi. Ini tidak adil,’’ ungkap pria yang akrab disapa Joni tersebut.

Semestinya, ungkap Joni, persoalan ini harus diselesaikan secara komprehensif dan menyentuh esensi permasalahan yang timbul. Dan, tidak sekadar mengambil langkah seribu serta melaporkan pihak penyewa lahan.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar