Warga Korban Banjir Mulai Diserang Penyakit

MOJOKERTO – Ribuan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Mojosari mulai terserang beragam penyakit. Warga mengeluhkan gejala gatal-gatal, hipertensi, hingga diare.

Luapan air yang tak kunjung surut menjadi penyebab lingkungan menjadi terkontaminasi berbagai kuman yang memicu datangnya penyakit. Seperti yang dialami Aisyah, 5, warga Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari.

Menurut ibunya, Arumi, 26, putrinya mengalami gejala panas dan batuk-batuk. Akhirnya dia memutuskan untuk memeriksakan di posko kesehatan setempat. ’’Tadi (kemarin, Red) sempat muntah juga, saya khawatir terkena diare,’’ tukasnya.

Dia mengaku, di sekitar tempat tinggalnya hingga Selasa (28/3) masih tergenang banjir hingga di atas lutut orang dewasa. Selain konsumsi makanan yang kurang teratur, lingkungan menjadi kotor ditengarai menjadi terserang penyakit.

’’Karena sudah tidak bisa masak lagi, kami hanya makan dari kiriman nasi bungkus saja,’’ tukasnya. Dengan ketinggian air yang mencapai lebih dari 1 meter memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Salah satunya di posko pengungsian di Balai Desa Jotangan. Meski demikian, dirinya enggan untuk mengungsi dan lebih memilih untuk tetap bertahan di rumahnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar