Pindah Alamat dan Meninggal, Peserta KIS-PBI Dicoret

MOJOKERTO – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto masih melakukan pendataan terhadap peserta Kartu Indonesia Sehat-Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI) yang akan diajukan untuk penghapusan.

Hal itu, menyusul dipangkasnya kuota penerima tahun ini sebanyak 4 ribu lebih peserta. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto, Susi Sri Utami mengatakan, pihaknya masih melakukan proses pendataan bagi setiap peserta KIS-PBI.

Ini dilakukan untuk memilih siapa saja yang akan dinonaktifkan dari kepesertaan BPJS Kesehatan. ”Kita juga melakukan matching data dengan peserta tahun kemarin. Sehingga, perkiraan yang akan dihapus siapa saja,” katanya.

Menurutnya, terdapat beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan penghapusan. Yaitu, peserta yang diketahui ekonominya sudah mampu, terdapat data ganda, meninggal dunia, dan pindah alamat.

Susi menjelaskan, sejak bergulirnya program KIS-PBI 2014 silam, baru kali ini terdapat pemangkasan kuota. Namun, berkaca pada tahun sebelumnya, jika ada perubahan data, maka akan ada pemberitahuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

”Kita masih perlu klarifikasi ke pusat (Kemensos), siapa-siapa dari 4 ribu yang terhapus. Tapi, itu belum kita terima, mungkin masih proses,” tukasnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar