Umat Hindu Sucikan Diri di Petirtaan Airlangga
BERITA TERKAIT

MOJOKERTO – Meski perayaan Nyepi masih seminggu lagi, tak mengurangi kekhidmatan umat Hindu Mojokerto dalam memperingati hari besar keagamaannya.

Sambutan hangat semakin terasa manakala satu per satu ritual ibadah wajib mereka jalani sampai nanti di pengujung perayaan Nyepi, 29 Maret. Dan ritual pertama yang telah dilalui adalah melasti atau menyucikan diri dari segala perbuatan buruk masa lalu.

Tak kurang dari 800 umat Hindu dari 8 pura yang tersebar di Mojokerto, Gresik, dan Bali, melakoni ritual melasti di situs Pertirtaan Jolotundo, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto Minggu (19/3).

Pilihan Jolotundo sebagai lokasi melasti tak lepas dari nilai sejarah yang terkandung dan nuansa Hindu Bali era kejayaan Raja Airlangga. Mengenakan pakaian adat tradisional, ratusan umat Hindu mengikuti jalannya upacara dengan khidmat dan tenang.

Diiringi tetabuhan musik, prosesi melasti diawali dengan arak-arakan yang dimulai dari pintu gerbang menuju altar Petirtaan Jolotundo. Di tempat itu, umat Hindu berjalan sekitar satu kilometer dengan membawa sesajian.

Tak hanya umat Hindu biasa, puluhan rohaniwan dan pemangku adat juga sibuk memandu ritual melasti yang diawali puja bakti kepada Pencipta. Terlihat hampir semua umat Hindu larut dalam ritual panjang menyongsong catur brata penyepian.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar