Warga Diserang Chikungunya, Tak Bisa Jalan

MOJOKERTO – Seiring datangnya musim penghujan, ancaman penyakit tak hanya datang dari serangan Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga juga diimbau waspada terhadap chikungunya.

Sebab, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk itu bisa menyebabkan nyeri sendi bahkan kelumpuhan sementara. Setidaknya, kondisi telah melanda kawasan Dusun Sukorame, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Dalam sebulan terakhir, belasan warga mulai terserang wabah chikungunya. Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri, Akhmad, 75, dan Maliyah, 63. Dalam waktu bersamaan, tepatnya pada Sabtu (11/2) keduanya mulai mengalami gejala linu-linu.

’’Seluruh badan rasanya panas dingin dan sakit. Mulai kaki hingga kepala. Kata orang-orang kena chikungunya,’’ ujarnya. Selang sehari, nyeri tersebut semakin terasa sakit.

Terutama di setiap persendian. Awalnya mereka mengira bahwa hanya sakit biasa. Namun, hingga akhirnya badan terasa kaku semua. Bahkan kedua kakinya tidak bisa dibuat untuk berjalan. ’’Ketika digerakkan rasanya sangat sakit sekali, terutama di lutut dan siku,’’ ungkap Maliyah.

Dia menceritakan, hal itu bermula ketika salah satu tetangganya yang mengalami gejala sama beberapa waktu yang lalu. Kemudian, berlanjut menyerang satu per satu anggota keluarga yang tinggal satu rumah dengan penderita.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar