Diabetes Bisa Picu Buta dan Tuli
BERITA TERKAIT

MOJOKERTO – Penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi (darah tinggi) merupakan jenis penyakit paling banyak diderita masyarakat saat ini. Bagi yang sudah berisiko atau bahkan terdiagnosa, seharusnya lebih waspada.

Sebab, dua penyakit itu mampu menimbulkan berbagai komplikasi. Salah satunya adalah tuli mendadak. Dokter spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) RSUD Dr Wahidin Sudiri Husodo, Kota Mojokerto, Tutut Sriwilujeng, mengatakan, DM atau yang sering disebut kencing manis merupakan salah satu penyebab gangguan pendengaran.

”Yang paling sering itu karena diabet. Makanya, penyakit itu harus dikontrol,” ungkapnya kemarin. Menurut Tutut, hal itu disebabkan karena kandungan glukosa yang dapat merusak sistem saraf dan jaringan telinga.

DM memang dikenal sebagai penyakit yang menimbulkan berbagai macam komplikasi. Selain kebutaan, juga dapat menyebabkan ketulian. ”Orang yang kena diabet kan biasanya sering kesemutan. Jika itu terjadi di telinga bisa menyebabkan tinnitus (telinga berdenging),” ungkap dia.

Selain itu, gejala hipertensi turut menyumbang kunjungan pasien ke Poli THT. Sebab, tekanan darah mampu mempengaruhi kualitas pendengaran. Terlebih, penderita hipertensi seringkali tidak bergejala, sehingga hal itu membuat banyak pasien berisiko.

”Hipertensi bisa mengakibatkan telinga berdenging, tapi tensi yang terlalu rendah juga bisa,” ulasnya. Oleh sebab itu, dia mengingatkan pentingnya untuk menjaga kestabilan tekanan darah.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar