Harga Daging Melangit di Angka Rp 100 Ribu Per Kg

MOJOKERTO – Nuansa Lebaran 1437 Hijriah memang sudah berakhir. Namun, harga jual sembako di pasaran belakangan ini masih dirasakan tinggi oleh sejumlah masyarakat.

Komoditas harga daging sapi misalnya. Dua pekan pasca Lebaran harganya masih terlampau cukup tinggi. Hal ini dirasa sangat memberatkan bagi masyarakat sebagai konsumen utama.

Setidaknya melambungnya harga daging sapi ini terpantau di beberapa pasar-pasar tradisional di Kabupaten Mojokero. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto merilis, sejak awal pekan lalu penjualan harga daging sapi segar di hampir pasar rakyat itu berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram (kg).

Penjualan ini tentunya diluar prediksi masyarakat, dan bahkan mungkin kalangan pedagang atau penjual. Belum diketahui persis apa di balik penyebab masih tingginya harga daging tersebut.

Padahal, jauh-jauh hari pemerintah pusat telah membuka keran sapi impor untuk menstabilkan harga jual daging sapi di Indonesia. Tepatnya, selama Ramadan lalu atau menjelang hari raya. Langkah mengembalikan harga pasar dengan mendatangkan sapi-sapi impor ini bahkan sudah menjadi instruksi Presiden JokoWidodo (Jokowi).

Disperindag Kabupaten Mojokerto menyatakan, petugas telah melakukan pemantauan di empat pasar tradisional milik Pemkab Mojokerto.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar